BATAM, Bisnistoday – Pelabuhan Terminal Batu Ampar di Batam, yang berfungsi sebagai hub transshipment internasional, mengalami peningkatan signifikan dalam hal efisiensi operasional melalui penerapan sistem teknologi canggih. Salah satu upaya utama untuk mencapai hal tersebut adalah dengan pengembangan solusi teknologi yang memungkinkan pemantauan dan pengelolaan aktivitas pelabuhan secara terintegrasi.
Fokus utama dari sistem ini adalah untuk meningkatkan proses bongkar muat, mempercepat arus kendaraan, dan meminimalkan waktu tunggu, sehingga mendukung kelancaran logistik baik untuk perdagangan domestik maupun internasional.
Pelabuhan Batu Ampar yang terletak di Batam, Indonesia, memiliki peran strategis dalam perdagangan internasional, terutama sebagai titik transshipment bagi barang yang dikirim antar negara. Dalam rangka mendukung efisiensi operasional, sistem teknologi terintegrasi kini diterapkan untuk memantau seluruh aktivitas di pelabuhan. Sistem ini mencakup beberapa fitur, seperti pemantauan pergerakan kontainer, penjadwalan bongkar muat, pengelolaan ruang penyimpanan, hingga perencanaan waypoint kelautan yang mencakup kebutuhan piloting dan towing bagi kapal yang keluar masuk pelabuhan.
Terkait dengan inovasi sistem operasional di Pelabuhan Batu Ampar batam, WGSHub (WGSH), perusahaan venture builder terkemuka, mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Ayo Kreasi Teknologi (AKSI), salah satu perusahaan portofolio mereka. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem end-to-end yang akan meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat proses logistik di Pelabuhan Terminal Batu Ampar, Batam, yang merupakan hub transshipment internasional penting di Indonesia.
Hendy Rusli, Direktur Utama WGSHub, menyatakan antusiasmenya terhadap proyek ini, “Kami sangat percaya bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan mempermudah transaksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi logistik di Pelabuhan Batu Ampar, yang merupakan titik strategis bagi perdagangan di Indonesia. Dengan teknologi yang kami hadirkan, proses operasional pelabuhan akan berjalan lebih cepat, aman, dan transparan,”ujar Hendy dalam keterangannya, Kamis (14/11/2024).
Implementasi sistem terintegrasi ini diharapkan dapat memperlancar arus barang di pelabuhan dan menyederhanakan proses administrasi logistik, memberikan dampak positif terhadap perekonomian regional Batam, serta mendukung kemajuan infrastruktur nasional. Dengan demikian, kualitas layanan pelabuhan secara keseluruhan akan meningkat, yang tentunya memberikan manfaat signifikan bagi semua pengguna pelabuhan.
Selain itu, WGSHub juga berencana untuk memperluas penerapan sistem ini ke pelabuhan lokal dan internasional melalui perusahaan distribusi perangkat lunak mereka, Sandbox. Sistem ini mencakup Terminal Operation System (TOS), Marine Operation System (MOS), dan Automated Gate System (AGS), yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pelabuhan dan mengoptimalkan proses bisnis.
AKSI, sebagai perusahaan solusi perangkat lunak yang berfokus pada industri logistik, akan turut berperan dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi, termasuk sistem manajemen pelabuhan, sistem manajemen armada, dan pelacakan logistik, untuk meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan dan industri logistik secara keseluruhan.


