www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home BURSA & KORPORASI Investor Khawatirkan Perpanjangan PPKM Darurat, IHSG dan Rupiah Kian Merosot
BURSA & KORPORASI

Investor Khawatirkan Perpanjangan PPKM Darurat, IHSG dan Rupiah Kian Merosot

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 55,17 poin ke posisi 6.017,39
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 55,17 poin ke posisi 6.017,39. Sementara Indeks LQ45 turun 9,22 poin ke posisi 837,93.

Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin (19/7) menyebutkan, kecemasan akan perkembangan kasus Covid-19, terutama varian Delta serta antisipasi berlanjutnya PPKM Darurat masih menjadi kekhawatiran para pelaku pasar modal.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah baik pada sesi pertama dan juga sesi kedua hingga akhirnya ditutup turun.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor perindustrian turun paling dalam yaitu minus 1,59 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan masing-masing minus 1,56 persen dan minus 1,17 persen. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor infrastruktur dan sektor energi masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,07 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp260,27 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.152.954 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,22 miliar lembar saham senilai Rp9,34 triliun. Sebanyak 167 saham naik, 329 saham menurun, dan 144 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 350,34 poin atau 1,25 persen ke 27.652,74, Indeks Hang Seng turun 514,9 poin atau 1,84 persen ke 27.489,78, dan Indeks Straits Times terkoreksi 40,33 poin atau 1,28 persen ke 3.111,97.

Rupiah Melemah

Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup melemah 20 poin ke posisi Rp14.518 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.498 per dolar AS.

“Dolar menguat terhadap mata uang lainnya dan tetap mendekati level tertinggi dalam beberapa bulan karena kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan peningkatan jumlah kasus Covid-19,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi seperti dilansir Antara.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya saat ini berada di level 92,943, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yaitu di posisi 92,687.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,259 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,299 persen.

Bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) memberikan sinyal akan mempertahankan kebijakan moneternya hingga akhir tahun di tengah masih meningkatnya kasus COVID-19 secara domestik.

Dari dalam negeri, fokus investor tampaknya tertuju pada potensi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.517 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.517 per dolar AS hingga Rp14.533 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin melemah ke posisi Rp14.524 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.517 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Panama City (dok: Unsplash/Sol Cerrud)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisGLOBALKawasan Global

Para Konglomerat Sembunyikan Pajak Senilai 3% dari PDB Global

JAKARTA-Bisnistoday: Lembaga nirlaba internasional, Oxfam mengungkapkan orang-orang superkaya di dunia diduga menyembunyikan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Luncurkan Logo Baru dan Identitas Visual Perusahan

JAKARTA, Bisnistoday – PT Asuransi BRI Life mengumumkan perubahan logo perusahaan sebagai...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Catat Pertumbuhan Signifikan, Raih Laba Rp954 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life membukukan pertumbuhan bisnis yang signifikan...