www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home EKONOMI Kemendag Minta Tidak Berspekulasi Impor Unggas
EKONOMI

Kemendag Minta Tidak Berspekulasi Impor Unggas

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional (PPI), Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono kepada media melalui daring di Jakarta, Senin (31/5). (foto:BToday)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan mengharapkan pelaku industri unggas secara nasional tidak terpancing adanya isu impor Unggas terkait dengan keberatan Brazil yang diajukan ke WTO. “Belum ada urgency-nya terbit kebijakan karena belum ada keputusan dari WTO. Kita tunggu proses banding WTO selesai, dan soal kebanjiran unggas tidak demikian,” ujar  Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional (PPI), Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono kepada media melalui daring di Jakarta, Senin (31/5).

Ia mengatakan,  ada dua hal yang dipersengketakan pihak Negara Brazil yakni sertifikasi proses pengelolaan unggas. Terkait hal ini, Indonesia tidak melanggar ketentuan WTO termasuk proses penerbitan sertifikasi kesehatan. Ini semua juga sudah diatur sesuai regulasi internasional 

“Indonesia tidak melakukan kebijakan yang menghambat, health certificate nya. Karena harus dipastikan produk importase harus mengikuti persyaratan internasional,” tegasnya. 

Baca juga : Impor Beras Tak Tepat saat Petani Masuki Masa Panen

Kedua, menurut Djatmiko, persoalan pembatasan produk importase. Terkait hal ini Indonesia tidak menerapkan kebijakan yang membatasi produk importase. Ketentuan didalam permendag tidak bermaksud untuk membatasi importase tetapi menerapkan aturan importase. “Aturan tidak bermaksud untuk membatasi produk importase.”

Secara umum, Djatmiko menuturkan, apabila nanti didalam keputusan WTO Indonesia diminta untuk melakukan penyesuaian kebijakan, baru pemerintah melakukan langkah-langkah terkait hal tersebut. 

“Kalau memang ada kebijakan yang dianggap kurang konsisten perlu disesuaikan, ada tahapan bandingnya.Kalau sebagian yang digugat disetujui panel banding, maka pemerintah Indonesia melakukan langkah terkait.” 

Baca juga : Ombudsman RI Sebut Ada Keanehan pada Rencana Kebijakan Impor Beras

Seperti diketahui, Brazil menggugat kebijakan pemerintah Indonesia terkait importase ungags atau ayam broiler masuk ke tanah air. Apabila Brazil berhasil memenangkan gugatan ini, maka importase ayam dari negeri Samba tersebut membanjiri pasar lokal dengan harga murah./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Sinergikan Tiga Program untuk Capai Target 10 Juta Wirausaha Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga inkubator berperan strategis untuk mencetak wirausaha baru yang...

Komponen Otomotif
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menperin Menepis Tudingan Adanya Relokasi Sejumlah Perusahaan Komponen Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday -Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gandeng ID Food, Koperasi Ekspor Gambir ke India dan Pakistan

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri asal Sumatera...