www.bisnistoday.co.id
Minggu , 21 Juni 2026
Home EKONOMI Kementerian ATR/BPN Dorong Bangkitnya Kembali Sektor Properti
EKONOMI

Kementerian ATR/BPN Dorong Bangkitnya Kembali Sektor Properti

RAKERNAS REI 2021 : Sekjen Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto mendorong sektor properti bangkit kembali saat kegiatan pembukaan Raker REI di Jakarta, Senin (20/12).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mengeluarkan kebijakan terkait pemulihan ekonomi nasional. Hal ini dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan kebangkitan sektor properti yang terdampak pandemi Covid-19.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto bahwa saat ini, pemerintah termasuk Kementerian ATR/BPN, juga menerapkan kebijakan-kebijakan baru terkait hal tersebut. 

“Salah satu kebijakan yang dilakukan pemerintah, yaitu dengan terbentuknya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja (UUCK) yang spiritnya ialah mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Real Estate Indonesia (REI) pada Senin (20/12). 

“Seperti percepatan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang), penyederhanaan perizinan berusaha dengan penerbitan KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) dengan diberikan batas waktu yang diatur mekanismenya sehingga prosesnya dapat terkontrol,” ungkap Arif Sugoto. 

“Kemudian, penerapan teknologi GISTARU ( Geographyc Information System Tata Ruang) yang memberikan informasi mengenai pemanfaatan ruang. Saat ini juga telah ada kebijakan untuk pembaruan di bidang pertanahan, seperti regulasi terkait hak di ruang atas tanah dan ruang bawah tanah, serta pengaturan kepemilikan orang asing. Namun, masih diperlukan peraturan teknis yang berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lainnya,” tambahnya.

Dalam mendukung program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pemerintah juga memberikan intensif bagi pembangunan hunian vertikal dan juga rumah sederhana bagi MBR. “Seperti Pemberian Hak Guna Bangunan (HGB) yang lebih panjang kepada hunian vertikal, memperbolehkan ruko menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk ruko yang berbeda di luar mixed use area,” katanya. 

Lebih lanjut, Himawan Arief Sugoto menjelaskan bahwa pemerintah juga telah membentuk Badan Bank Tanah yang bertujuan mewujudkan ekonomi berkeadilan, khusus dalam sektor properti ialah untuk menyediakan tanah bagi perumahan MBR. “Hadirnya Bank Tanah memberikan peluang bagi dunia usaha untuk bekerja sama, serta memberikan kepastian hukum dalam hal berinvestasi kepada objek propertinya langsung maupun kepada pasar modal,” jelasnya. 

Selain itu, Kementerian ATR/BPN saat ini sedang berupaya untuk meningkatkan pelayanan dengan berbasis sistem elektronik dan melakukan transformasi digital untuk mempermudah layanan pertanahan yang akan datang. 

“Kami yakin dengan adanya regulasi baru dan transformasi digital yang sedang kita bangun, akan mampu mendorong sektor properti untuk tumbuh dan maju lebih pesat. Kementerian ATR/BPN siap mendukung REI dan seluruh anggotanya dalam menyediakan perumahan dan permukiman di Indonesia berjalan lebih lancar,” tambah Himawan Arief Sugoto. 

Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida, mengatakan bahwa properti merupakan urusan banyak pihak sehingga dibutuhkan langkah bersama para pemangku kepentingan. 

“Menyatukan langkah ini bukan hanya dari REI sendiri, perlu penyatuan langkah bersama dan solusi bersama dalam penyelesaian permasalahan. Semua permasalahan yang ada, perlu kita selesaikan dalam satu kapal dengan pihak pemerintah supaya jalan kita ini benar-benar bisa terealisasi konkret,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Diskusi INDEF
EKONOMIEnergi

Pemerintah Diminta Fokus Tata Kelola Hilirisasi Mineral Kritis

JAKARTA, Bisnistoday – Hilirisasi mineral kritis dinilai belum memberikan dampak signifikan positif...

AS Kalahkan Australia (dok: Youtube/CBS)
EKONOMI

Bungkam Australia 2-0, AS Buka Peluang ke Fase Knock Out

JAKARTA, Bisnistoday - Amerika Serikat membuka peluang lolos ke fase knock out...

APKLI P
EKONOMIEkonomi Rakyat

Ketum APKLI Perjuangan : Pedagang Ogah Daftar NIB Takut Diburu Pajak

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah ingin mendorong para pedagang kelas usaha mikro untuk...

Bank Indonesia
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Pengamat Perbankan : Kenaikan BI Rate Menjadi 5,75 Persen Sebagai Langkah Antisipatif

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk...