www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan KKP-TNI AL Gagalkan Penyelundupan 5.632 Labi-labi Moncong Babi ke Vietnam
LingkunganNASIONAL & POLITIK

KKP-TNI AL Gagalkan Penyelundupan 5.632 Labi-labi Moncong Babi ke Vietnam

KKP dan TNI Angkatan Laut berhasil mengamankan 5.632 Labi-labi Moncong Babi di Bandara Juanda, Surabaya yang akan diselundupkan ke Vietnam via Singapura
Social Media

SURABAYA, Bisnistoday – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan TNI Angkatan Laut berhasil mengamankan  5.632 Labi-labi Moncong Babi di Bandara Juanda, Surabaya. Spesies tersebut diduga akan diselundupkan ke Vietnam via Singapura.

“Sinergi dan kolaborasi kami dengan TNI AL semakin kuat, apalagi di bulan suci ini. Hasilnya sebagaimana terlihat dalam penggagalan penyelundupan labi-labi di Juanda,” kata Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I, Suprayogi di kantornya, Surabaya (13/4).

Sosok yang akrab disapa Yogi ini mengurai pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan petugas kepada beberapa koper yang melewati pemeriksaan X-Ray. Saat itu, petugas melihat  tampilan yang isinya menyerupai benda hidup dalam koper. Pemandangan tersebut terjadi di 8 Koper yang dibawa dengan terduga 3 pelaku dengan tujuan Surabaya-Singapura-Vietnam. “Kok isinya mirip semua, kita cek kan ya. Kita periksa muatannya apa,” ujar Yogi.

Saat diperiksa, petugas karantina menemukan  5.632 ekor labi-labi moncong babi. Para pelaku pun tak bisa menunjukkan dokumen terkait pengeluaran sumber daya Perikanan tersebut. Dalam peristiwa ini, BKIPM Surabaya 1 menyita 1 Paspor dengan inisial DS serta 3 unit handphone.

“Kalau kisaran harga Rp150.000,-/ekor, kerugian negara ditaksir  Rp844.800.000,- kalau ini lolos,” tuturnya.

Melalui upaya penggalan ini, Yogi mengingatkan agar para penyelundup tak memanfaatkan bulan suci dan lebaran sebagai peluang untuk beraksi. Apalagi  sinergitas telah terjalin antar komunitas Bandara Juanda yang terdiri dari Balai KIPM Surabaya I, Lanudal  Juanda, Satgaspam Bandara Juanda, PT.Angkasa Pura I (Persero), Bea cukai Juanda, dan Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, dan Imigrasi.

Kasus ini pun telah dilimpahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jatim untuk proses dan pengembangan lebih lanjut.

“Kami bersama dengan stakeholder terkait akan memperketat pengamanan baik di penerbangan Domestik maupun Internasional untuk menyekat upaya-upaya pelanggaran dari dan tujuan Jawa Timur melalui jalur udara dalam upaya memberantas pelanggaran di Bandara,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan peningkatan pengawasan di laut Indonesia bukan hanya untuk memerangi pencurian ikan, tapi juga menjaga kelestarian ekosistem laut secara berkelanjutan. Menurutnya, kedaulatan ekologi sangat penting bagi umat manusia sehingga harus dijaga, bukan hanya ikannya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wamen ATR/BPN
Lingkungan

Wamen Ossy Hadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai”

BOGOR, Bisnistoday - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Lingkungan

EwasteRJ dan Acer Gandeng 50 SMA Amankan 5 Ton Sampah Elektronik

JAKARTA, Bisnistoday – Seiring melonjaknya penggunaan perangkat teknologi, tantangan pengelolaan sampah elektronik...

Lingkungan

Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Instruksikan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan 

JAKARTA, Bisnistoday – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan persoalan multidimensi yang...

Lingkungan

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Dangkal M6,7 di Palu, Warga Diimbau Tetap Tenang

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi...