SURABAYA, Bisnistoday – Kolisi Perubahan untuk Persatuan yakni Partai Nasdem, Partai PKS, serta Partai PKB, secara resmi mengusung pasangan Anies R Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Deklarasi pasangan ini berlangsung di Hotel Mojopahit, Kota Subarya, Sabtu (2/8).
Dalam sambutannya, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh mengatakan, rakyat memiliki berbagai alternatif pilihan dari calon presiden yang berkontestasi di pemilu 2024 mendatang. “Insyaallah saya optimis penuh, saya ingin mengatakan, insyallah memiliki pemimpin baru ke depan nanti.”
Karena itu, menurut Surya, perlunya menyatukan seluruh kekuatan yang kita miliki dan tetap berpegang teguh pada komitmen yang membangun nilai-nilai kebangsaan seutuhnya. Pasangan Anies -Cak Imin ini, diharapkan bisa mengatasi, berbagai godaan, ancaman sistem. “Dan saya ucapkan selama tinggal politik cebong dan kampret,” tegasnya.
Surya mengatakan, politik yang mengadu domba, memecah belah dan merusak sistem nilai kebangsaan. Dan tentunya mengucapkan selama datang politik kebhinekaan yang mempersatukan dengan kokoh. “Kita cinta bangsa ini, negeri ini dan kewajiban kita menghadirkan pemimpih yang berniat membangun negeri.”
Kepentingan Bangsa Bukan Pribadi atau Golongan
Sementara, Capres Anies R Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan, mengutarakan, koalisi dibangun harus dengan niat cita-cita yang mulia, bukan untuk meraih kekuasan tetapi ada tanggungjawab moral untuk menjadikan negeri ini lebih baik masa mendatang.
Anies mengatakan, mewujudkan cita-cita yang mulia harus dipegang betul, dengan nilai intinya adalah keikhlasan. “Tantangan kita besar, tugas kita kini menggelar kesejahteraan, pastikan perubahan berjalan terus.”
“Mengapa kita berani melakukan, karena memiliki keyakinan yang kita kerjakan adalah kebenaran, kebaikan. Bukan untuk dirinya, tetapi bagaimana membangun Indonesia lebih baik dan makmur.”
Sedangkan, cawapes Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, pertemuan dengan Bang Surya Paloh berjalan singkat. “Bertemu blak-blakan, Anda tahu saya, saya tahu Anda, saya tak suka siasat-siasatan, tak suka muslihat-muslihatan, dan sulitnya pemintaan itu harus dijawab saat itu juga.”
Tetapi, lanjut Cak Imin, akhirnya berujung bahagia di tempat sekarang ini. “Ya Bang Surya Paling Senior, tetapi saya, diatas saya ada senior, ada senior-senor lagi. Ya alhamdulilah, gelar rapat pleno semua, berjalan lancar dan setuju,” ujarnya.//








































