www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kolaborasi Kemenkes RI Dengan Novo Nordisk Dukung Pasien Diabetes Pasca Bencana di Pulau Sumatera
Humaniora

Kolaborasi Kemenkes RI Dengan Novo Nordisk Dukung Pasien Diabetes Pasca Bencana di Pulau Sumatera

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kerusakan infrastruktur dan terganggunya layanan kesehatan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyebabkan tantangan serius bagi penyandang diabetes yang bergantung pada pengobatan jangka panjang. Gangguan distribusi obat dan keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan berisiko menghambat keberlanjutan terapi insulin.

Tantangan ini menjadi semakin krusial bagi pasien diabetes tipe 1, khususnya anak dan remaja, yang sepenuhnya bergantung pada insulin untuk bertahan hidup sehingga terapi insulin tidak boleh terputus dalam kondisi apa pun. Penghentian insulin, bahkan dalam waktu singkat, dapat berakibat fatal dan meningkatkan risiko komplikasi serius selama masa pemulihan pascabencana.

Menanggapi kondisi tersebut, Novo Nordisk Indonesia mendukung pemulihan layanan kesehatan pascabencana bagi pasien diabetes di Pulau Sumatera, melalui program donasi sebanyak 13.700 pen insulin.

Inisiatif ini dijalankan melalui kolaborasi Novo Nordisk dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Changing Diabetes in Children (CDiC), dan Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA), untuk menjaga keberlanjutan terapi insulin bagi pasien diabetes yang terdampak bencana.

Agusdini Banun Saptaningsih, Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI menyampaikan, bencana alam sangat berdampak pada keberlangsungan pengobatan pasien dengan penyakit kronis, termasuk diabetes.

”Dalam situasi darurat seperti ini, ketersediaan obat esensial seperti insulin menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dengan kami dalam memastikan pasien diabetes tetap dapat mendapatkan akses terapi insulin yang mereka butuhkan,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

”Dukungan ini merupakan bagian penting dari respons kesehatan pascabencana, sekaligus upaya untuk mencegah risiko komplikasi akibat terputusnya terapi, khususnya bagi pasien dengan penyakit kronis di wilayah terdampak,” tambahnya.

Baca Juga : Alumni Unand Serahkan Donasi untuk Korban Banjir Sumbar

Sementara itu, Sreerekha Sreenivasan, General Manager Novo Nordisk Indonesia menegaskan, melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai organisasi yang terlibat, dirinya berharap donasi insulin ini dapat membantu menjaga keberlanjutan terapi bagi pasien diabetes yang terdampak bencana.

”Hal ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk terus mendukung dan memperkuat sistem kesehatan nasional, khususnya dalam penanganan diabetes dan obesitas,” ungkapnya.

Donasi insulin akan disalurkan secara bertahap melalui mekanisme distribusi nasional. Secara keseluruhan, donasi ini ditujukan untuk menjangkau sekitar 500 pasien diabetes, yang terdiri dari pasien diabetes tipe 1 serta pasien diabetes tipe 2, di kabupaten/kota terdampak pada tiga provinsi di Pulau Sumatera./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

SDN Gunungsitoli
Humaniora

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 18 Satuan Pendidikan di Gunungsitoli Kep.Nias

GUNUNGSITOLI, Bisnistoday - Bagi murid dan guru di Kota Gunungsitoli, revitalisasi sekolah...

Acara bincang kesehatan yang diadakan PTPN III (dok: PTPN)
Humaniora

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar kegiatan kemanusiaan berupa...

STPN Yogya
Humaniora

Mengenal Lebih Dekat Program Studi di Politeknik Agraria STPN

SLEMAN, Bisnistoday - Menentukan program studi (prodi) menjadi salah satu keputusan penting...

Rawa-rawa Mesopotamia yang kini berada di wilayah Irak Selatan. (dok: Unsplash/hasan Majed)
GLOBALHumaniora

Melacak Peradaban, Ilmuwan Telusuri Jejak Sungai Efrat

JAKARTA, Bisnistoday - Seperti halnya Babilonia, kota terbesar di Mesopotamia kuno, Uruk,...