JAKARTA, Bisnistoday – Pertamina melalui induk usaha Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) optimalkan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dengan pemanfaatan kandungan lokal. Pembangunan kilang RDMP Balongan, bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga September 2021, tahapan Engineering, Procurement and Construction (EPC) RDMP Balongan Fase ke-1 telah mencatat angka 30.43% dari target 29.77%.
Tidak hanya mendorong kemajuan teknologi kilang dan industri petrokimia, proyek RDMP Balongan pertamina juga mendukung peningkatan penyerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). “Tentunya, salah satu komponen TKDN yang dipergunakan yaitu pemanfaatan tenaga kerja lokal dan daerah setempat untuk melaksanakan proyek RDMP,” jelas Ifki Sukarya, Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, Ifki Sukarya.
Dalam fase ke-1 yang saat ini tengah berlangsung, RDMP Balongan ditargetkan dapat mendukung penyerapan TKDN sebesar 50% yang terdiri dari 35% jasa dan 15% barang. “Kami memperhatikan benar keberlanjutan proyek RDMP Kilang RU VI untuk kebermanfaatan masyarakat lokal. Maka dari itu semaksimal mungkin proyek RDMP Balongan Fase 1 ini akan menggunakan pekerja lokal sesuai dengan kompetensi yang ada di masyarakat sebagai bentuk perhatian Pertamina kepada warga sekitar,” kata Ifki.
Berita Terkait : Subholding Upstream PT Pertamina Gencarkan Optimasi Biaya Operasi
Implementasi TKDN Pertamina sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk selalu memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, termasuk dalam pengelolaan energi baru dan terbarukan.
Dalam menjalankan amanahnya sebagai induk usaha kilang dan petrokimia, PT KPI terus bersinergi dengan Pertamina, termasuk dalam pengembangan RDMP sesuai kebutuhan energi nasional. “Program RDMP yang dikelola PT KPI harus adaptif dalam menjawab ketahanan energi nasional. Dari sisi investasi, rescaling dari RDMP berhasil menekan biaya investasi dari US$47 miliar, tapi menjadi US$43 miliar.” Jelas Ifki Sukarya.
Proyek-proyek perluasan kilang yang dikelola PT KPI mencakup RDMP Balikpapan, Cilacap, Balongan dan Dumai. Selain itu, PT KPI juga mengelola Grass Root Refinery atau pembangunan kilang baru di Tuban.
Adapun RDMP Balongan merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kilang Balongan dari 125 million barel steam per day (MBSD) menjadi 150 MBSD. Ifki meyakinkan bahwa proyek-proyek Pertamina terus dalam pengerjaan dan pemantauan ketat untuk dapat mencapai realisasi yang ditargetkan dan dapat segera memberikan manfaat untuk meningkatkan ketahanan energi nasional bagi Bangsa Indonesia./








































