JAKARTA, Bisnistoday-Ajang kompetisi makeup terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, AAMA AWARDS 2025, telah resmi menyelesaikan rangkaian penyelenggaraan Musim ke-6 dengan capaian yang luar biasa, menegaskan posisinya sebagai barometer tertinggi untuk kreativitas dan kualitas para Makeup Artist (MUA) di Tanah Air. Malam puncak yang dinantikan para insan kecantikan profesional tersebut sukses dihelat dengan konsep megah dan meriah di Grand Ballroom Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, menampilkan atmosfer kompetisi yang penuh semangat dan energi.
Event tahunan ini diselenggarakan oleh Arman Armano Academy, sebuah lembaga pendidikan makeup terkemuka yang didirikan oleh Master MUA Indonesia, Arman Armano, bertujuan untuk tidak hanya mengukur kemampuan teknis semata, tetapi juga kemampuan adaptasi terhadap tuntutan industri modern. Keberhasilan pelaksanaan edisi kali ini seolah menjadi penanda bahwa standar profesionalisme dalam dunia makeup terus berevolusi, di mana MUA ditantang untuk menjadi kreator dan brand sekaligus.
Menjawab dinamika tersebut, AAMA AWARDS 2025 memperkenalkan format kompetisi yang revolusioner, menuntut finalis untuk memiliki kemampuan yang komprehensif, jauh melampaui skill merias wajah saja. Sebagaimana yang disampaikan oleh Arman Armano, penggagas sekaligus konseptor acara, mengenai pentingnya kemampuan yang lebih luas bagi para profesional di era digital, ia menekankan: “Untuk menjadi MUA modern, skill saja tidak cukup. Kreativitas, komunikasi visual, dan kemampuan membangun personal branding sangat penting.”
Penyelenggaraan AAMA AWARDS 2025 mencatatkan sejarah baru dengan memperkenalkan format kompetisi yang lebih relevan terhadap kebutuhan industri kecantikan masa kini, yang menuntut Makeup Artist (MUA) untuk memiliki skill teknis mumpuni, kreativitas tinggi, dan kekuatan personal branding yang solid di ranah digital. Perubahan format ini didasari oleh pandangan bahwa MUA profesional tidak lagi cukup hanya mengandalkan hasil makeup yang bagus, melainkan juga harus mampu mengoptimalkan media sosial sebagai etalase karya dan diri. Kompetisi ini menilai MUA dari kemampuan menyeluruh mereka dalam tiga pilar utama yang sangat krusial.
Arman Armano, yang menginisiasi konsep ini, secara lugas menjelaskan filosofi di balik evolusi format kompetisi, menyatakan bahwa: “Banyak Makeup Artist hebat bukan semata karena hasil makeupnya yang bagus, tetapi karena kekuatan personal branding dan kreativitas dalam mengoptimalkan social media. AAMA hadir untuk mencetak MUA yang relevan dengan industri masa kini.” Hal ini mengukuhkan AAMA sebagai lembaga yang responsif terhadap pergeseran tren dan kebutuhan pasar kerja.
Selain gelar Juara 1, 2, dan 3 yang menjadi penentu utama kualitas teknis di berbagai kategori, AAMA AWARDS 2025 secara khusus memperebutkan tiga trophy utama yang mengukur dimensi profesionalisme yang berbeda. Ketiga kategori trophy utama tersebut adalah AAMA ICON 2025 sebagai gelar tertinggi dan pemenang umum yang mencerminkan MUA paling komprehensif; AAMA RISING STAR 2025 yang diberikan kepada finalis dengan poin voting tertinggi, mengukur popularitas dan engagement publik; serta AAMA CREATIVE CONTENT 2025 yang menargetkan finalis dengan karya konten kreatif terbaik, menggarisbawahi pentingnya narasi visual dan pemasaran diri di media digital.
Seluruh aspek penilaian teknis dalam kompetisi ini, mulai dari tingkat pigmentasi, coverage maksimal, hingga kualitas hasil akhir yang premium untuk keperluan artistik maupun editorial, menggunakan Arman Armano Cosmetics sebagai produk resmi. Brand kecantikan karya Arman Armano yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan profesional ini tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga sebagai tolak ukur kualitas baku yang harus dipenuhi oleh para peserta, sekaligus sebagai wujud dedikasi Arman Armano untuk turut memajukan industri kecantikan dalam negeri.
Momen paling bersejarah dan klimaks dari malam Grand Final adalah penobatan Fara Fibula Deleon dari Depok, yang secara resmi diumumkan sebagai AAMA ICON 2025, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai Juara Umum. Kemenangan Fara menjadi sorotan utama karena ia berhasil menampilkan karya yang spektakuler pada kategori Fantasy Beauty Makeup yang bertema “Enchanted Noir Masquerade”, sebuah kreasi yang memadukan keindahan fantasi dengan nuansa misterius. Karya tersebut berhasil memikat dan mendapatkan apresiasi tertinggi dari deretan dewan juri ternama di industri kecantikan, termasuk Arman Armano, Bubah Alfian, Bennu Sorumba, Anpa Suha, Adi Rustana, Marlene Hariman, Dewi Tian, dan Olis Herawati.
Perjalanan Fara menuju predikat tertinggi AAMA ICON 2025 ini memberikan narasi yang sangat inspiratif bagi MUA lain karena ternyata, ia bukanlah pendatang baru di kompetisi ini. Ia tercatat pernah mengikuti AAMA AWARDS pada tahun 2019 dan 2021 namun belum berhasil meraih gelar, menunjukkan bahwa kegigihan dan peningkatan kualitas diri adalah kunci utama dalam kompetisi sekelas ini. Kemenangan tahun 2025 ini menjadi titik balik perjuangannya, menjadikannya simbol dedikasi dan profesionalisme.
Malam penganugerahan AAMA AWARDS 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah selebrasi megah yang ditujukan untuk mengapresiasi talenta terbaik di industri kecantikan, diperkuat dengan kehadiran bintang tamu nasional yang semakin menyemarakkan suasana. Dua bintang tamu, Tia AFI dan Kenriz Indonesian Idol, sukses membawakan pertunjukan yang memperkuat kemegahan dan atmosfer pesta bagi para MUA profesional Indonesia.
Komitmen AAMA AWARDS dalam mendukung profesionalisme dan masa depan para finalis diwujudkan melalui pemberian total hadiah yang sangat besar, mencapai lebih dari Rp 500.000.000. Skala hadiah ini menegaskan bahwa AAMA AWARDS merupakan pintu gerbang serius untuk karier di dunia kecantikan.
Total hadiah tersebut terdiri dari berbagai elemen yang memberikan nilai tambah signifikan bagi karier pemenang, mencakup trophy eksklusif, uang tunai ratusan juta rupiah yang menjadi modal signifikan, produk kosmetik dan kecantikan untuk menunjang praktik, beasiswa belajar di Arman Armano Academy, hingga exposure media nasional dan peluang karier profesional di industri kecantikan.
Selain tiga trophy utama yang telah dibahas sebelumnya, kompetisi ini juga memberikan penghargaan kepada para MUA terbaik di kategori spesifik, seperti Fantasy Beauty Makeup yang dimenangkan oleh Fara Fibula Deleon (Juara 1), International Wedding Makeup dengan Juara 1 diraih oleh Ninaamdrianmua, Traditional Wedding Makeup dengan Juara 1 diraih oleh Aimatuzz Wedding, dan Party Makeup for Beginner MUA yang Juara 1-nya diraih oleh Aqillahjd Makeup. Di samping itu, penghargaan khusus “The Most Active MUA in AAMA Creative Content 2025” diberikan kepada DEWI HIMALAYA MAKEUP, menandakan pengakuan atas upaya MUA dalam memanfaatkan platform digital secara optimal.(E2-ADIT)

