www.bisnistoday.co.id
Minggu , 15 Maret 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Menhub Dudy Lakukan Cek Kesiapan Rencana Pengoperasian Terminal 1C Bandara Internasional Soetta
Nasional

Menhub Dudy Lakukan Cek Kesiapan Rencana Pengoperasian Terminal 1C Bandara Internasional Soetta

Maskapai City Link
Maskapai City Link./
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang saat ini tengah dalam proses revitalisasi. Ia mengatakan bahwa pembangunan terminal berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Proses revitalisasi Terminal 1C sejauh ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saya berharap terminal ini dapat segera dioperasikan secara parsial guna meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan,” tutur Menhub Dudy usai melakukan ramp inspection atau inspeksi kelaikudaraan pada sejumlah pesawat udara serta proyek terminal 1C, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (3/8).

Revitalisasi Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menurut Menhub Dudy, diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2025. Terminal ini akan digunakan oleh beberapa maskapai, seperti Citilink dan Batik Air.

Terkait ramp inspection atau inspeksi kelaikudaraan pada sejumlah pesawat udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Dudy menjelaskan, sejumlah pesawat yang diinspeksi antara lain milik maskapai PT Garuda Indonesia, PT Super Air Jet, PT Batik Air, dan PT Citilink Indonesia.

“Hari ini kita melakukan ramp inspection pada sejumlah pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bersama para inspektur dari Ditjen Perhubungan Udara, kita melakukan pengecekan langsung pada fisik dan mesin pesawat, pilot, para personil, hingga kelengkapan dokumen penerbangan. Kita ingin memastikan bahwa semua aspek telah memenuhi standar yang sudah ditetapkan,” ujar Menhub Dudy.

Menhub meminta semua maskapai untuk patuh terhadap peraturan yang berlaku, termasuk dalam hal penggunaan komponen pesawat dimana semua harus sesuai standar yang ditetapkan oleh pabrik maupun Pemerintah. Sementara itu, jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai ketentuan dalam kegiatan ramp inspection, ia menginstruksikan para inspektur agar tegas melarang pesawat untuk mengudara.

“Kementerian Perhubungan tidak main-main terhadap aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. Karena itu, saya memerintahkan jajaran Ditjen Perhubungan Udara untuk melakukan ramp inspection secara periodik dan sesuai Standar Operasional Prosedur,” ungkap Menhub.

Menhub menambahkan, telah menginstruksikan jajarannya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, seperti pihak maskapai, pengelola bandara, Airnav, BMKG, Kepolisian, serta TNI, untuk memastikan kelancaran dan keamanan penerbangan di dalam negeri. “Kami sangat berharap kolaborasi dan koordinasi dapat menciptakan perjalanan udara yang aman, nyaman, serta lancar,” tuturnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Pemudik motor melonjak tahun 2023
Nasional

Perjalanan Jalur Pantura, Pemudik Diimbau Pilih Istirahat ke Masjid-Masjid Ramah Pemudik

CIREBON Bisnistoday - Jelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Menteri Perhubungan Dudy...

Nasional

Menyusuri SPKLU dari Banyuwangi ke Denpasar

Ini adalah pengalaman perjalanan menggunakan mobil listrik. Setelah menyelesaikan perjalanan hari pertama...

Nasional

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

JAKARTA, Bisnistoday- Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Dr Halilul Khairi Msi,...

Lahan Sawah
Nasional

Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

JAKARTA, Bisnistoday  - Pemerintah akan menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di...