www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Menjelang Rilis Data Inflasi AS, IHSG Ditutup Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Menjelang Rilis Data Inflasi AS, IHSG Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Senin (25/03) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (13/9) ditutup menguat 63,55 poin ke posisi 7.318,02. Sementara indeks LQ45 naik 9.85 poin ke posisi 1.042,64.

Financiak Expert Ajaib Sekuritas,  M Julian Fadli dalam ulasannya menyebutkan, penguatan tiga indeks utama bursa Wall Street dan bursa saham Eropa seiring dengan para pelaku pasar merespons positif dan optimis menjelang rilis data inflasi AS dalam waktu dekat, menjadi pendorong penguatan IHSG hari ini.

Di sisi lain, lanjut Julian, menguatnya mayoritas harga komoditas seperti nikel, minyak sawit mentah (CPO), batu bara, dan emas, menjadi katalis positif bagi IHSG.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 1,81 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor perindustrian masing-masing 1,5 persen dan 1,17 persen.

Sedangkan, tiga sektor terkoreksi di mana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 0,6 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer masing-masing minus 0,39 persen dan minus 0,21 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu UNIQ, GDST, ADCP, JKON, dan CARS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni APLN, KREN, CPRO, BABP, dan DEWA.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp1,42 triliun. Sedangkan, di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,23 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.651.365 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,67 miliar lembar saham senilai Rp16,7 triliun. Sebanyak 329 saham naik, 218 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 72,52 poin atau 0,25 persen ke 28.614,63, indeks Hang Seng turun 35,39 poin atau 0,18 persen ke 19.326,86, dan indeks Straits Times meningkat 15,36 poin atau 0,47 persen ke 3.290,08./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...