www.bisnistoday.co.id
Rabu , 6 Mei 2026
Home EKONOMI Menperin : Distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi Sesuai Target
EKONOMIEkonomi Rakyat

Menperin : Distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi Sesuai Target

DISTRIBUSI MIGOR CURAH : Menteri Perindustrian, Agus G Kartasasmita pada suatu kesempatan di Jakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –  Hingga tanggal 27 April 2022 pukul 13.45 WIB, Data rekapitulasi SIMIRAH (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah) yang dikelola Kementerian Perindustrian menunjukkan distribusi Minyak Goreng Curah mencapai 193.467 ton selama 27 hari pada Bulan April 2022, atau rata-rata 7.165 ton per hari.

“Artinya, dari angka tersebut, rata-rata distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi sudah dapat memenuhi kebutuhan secara nasional yang sebanyak 7.000 ton per hari,” ungkap  Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (27/4).

Meskipun distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi telah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil, Kemenperin terus aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor untuk memantau langsung pelaksanaan distribusi Minyak Goreng Curah di lapangan sebagai verifikasi atas data laporan penyaluran melalui SIMIRAH.

Terkait larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis (28 April 2022) seperti yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo, Menperin memperkirakan manfaat yang cukup signifikan bagi kinerja industri pengolahan kelapa sawit dalam negeri. Pasokan minyak goreng untuk pasar dalam negeri akan bertambah karena porsi minyak goreng yang awalnya diekspor, bisa dialihkan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

“Porsi minyak goreng yang awalnya dialokasikan untuk ekspor akan dialihkan untuk memenuhi pasar dalam negeri sehingga ketersediaan minyak goreng menjadi meningkat,” jelas Menperin. 

Ia menyampaikan, walaupun ada larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng, petani sawit tetap dapat melakukan ekspor CPO. “Pelarangan ekspor yang diarahkan Presiden ini merupakan upaya untuk menyediakan pasokan minyak goreng di dalam negeri, khususnya implementasi program minyak goreng curah bersubsidi,” Menperin melengkapi.

Kemenperin mencatat bahwa pada tahun 2021, ekspor RBD Palm Olein (Refined Bleached Deodorized Palm Olein) atau Minyak Goreng sawit mencapai 12,7 Juta Ton, sedangkan ekspor CPO (Crude Palm Oil) mencapai 2,5 Juta Ton, dan ekspor RPO (Refined Palm Oil) mencapai 7,5 Juta Ton./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

TRADE EXPO INDONESIA 2026

<?php echo adrotate_ad(13); ?>

Related Articles

Salman
Ekonomi Rakyat

Wakaf Salman Kembangkan Wakaf Produktif Berbasis Budidaya Kelengkeng

BANDUNG, Bisnistoday -Wakaf Salman menghadirkan program wakaf produktif berbasis budidaya kelengkeng di...

Daftar Harga Bensin di sebuah SPBU (dok:unsplash/vladislav klapin)
EKONOMIEnergi

Janji Trump ‘Amankan’ Selat Hormuz gagal Tenangkan Pasar

JAKARTA, Bisnistoday - Harga minyak gagal turun meskipun Presiden Amerika Serikat Donald...

EKONOMIGLOBALKawasan GlobalSektor Riil

Perempuan Paling Terdampak oleh Meningkatnya Beban Utang

JAKARTA, Bisnistoday- Sebuah penelitian yang dilakukan Program Pembangunan PBB (UNDP) menyebutkan perempuan,...

Harga Pangan di Ingggris Diprediksi terus Meningkat (unsplash/tom grubauer)
EKONOMIGLOBALKawasan GlobalSektor Riil

Harga Pangan di Inggris Diperkirakan terus Melonjak

JAKARTA, Bisnistoday - Sebuah penelitian dari lembaga think thank di Inggris menunjukkan...