www.bisnistoday.co.id
Jumat , 5 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Tunggu Rilis PDB Kuartal III, IHSG Berpeluang Mananjak Akhir Tahun
Bursa

Pasar Tunggu Rilis PDB Kuartal III, IHSG Berpeluang Mananjak Akhir Tahun

GEDUNG BEI
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir Oktober 2025 dengan pelemahan tipis sebesar 0,2% ke level 8.613,9. Setelah dua hari berturut-turut mencatat penguatan signifikan, investor memilih melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang rilis data penting dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Rully Arya Wisnubroto, Analis Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, pelemahan IHSG pada penutupan akhir pekan lalu didorong oleh koreksi pada sejumlah saham unggulan seperti DSSA (-2%), BMRI (-1,7%), dan BRPT (-2,5%). “Setelah kenaikan yang cukup kuat dalam dua hari sebelumnya, wajar jika investor melakukan profit taking untuk mengamankan keuntungan jangka pendek,” ujar Rully.

Meskipun melemah di penghujung bulan, IHSG secara keseluruhan menguat 1,3% secara bulanan (month-on-month) sepanjang Oktober 2025. Investor asing tercatat masih aktif melakukan pembelian bersih (net buy), dengan net inflows signifikan terutama pada pekan terakhir Oktober. Aliran modal asing ini menandakan keyakinan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia yang relatif stabil di tengah ketidakpastian global.

Rully menjelaskan bahwa pada pekan terakhir Oktober sempat terjadi aksi jual besar-besaran (sell-off) secara intraday yang membuat IHSG sempat melemah hampir 4%. Koreksi tersebut dipicu oleh isu perubahan metodologi perhitungan free float saham-saham Indonesia yang masuk dalam indeks MSCI, yang sempat menimbulkan kepanikan sementara di kalangan pelaku pasar. Namun IHSG mampu bangkit kembali dan menutup pekan dengan pelemahan terbatas.

“Faktor teknikal dan isu MSCI hanya bersifat sementara. Secara fundamental, pasar masih memiliki fondasi kuat, terutama dengan dukungan dari kinerja perusahaan publik dan kebijakan pemerintah yang kondusif,” tambah Rully.

Investor Menanti Data PDB Kuartal III

Fokus utama pelaku pasar kini tertuju pada rilis data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal III-2025 yang akan diumumkan oleh BPS pekan ini. Data tersebut menjadi indikator penting untuk menilai arah kebijakan ekonomi dan prospek pasar keuangan hingga akhir tahun.

Mirae Asset memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2025 akan sedikit lebih rendah dibandingkan kuartal II-2025, seiring dengan tekanan dari sisi ekspor dan konsumsi rumah tangga yang belum sepenuhnya pulih. Namun, Rully menilai potensi rebound cukup besar pada kuartal IV-2025, didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter yang semakin ekspansif.

“Kami melihat prospek pertumbuhan akan membaik di kuartal IV seiring dengan realisasi belanja pemerintah yang meningkat, dorongan dari proyek-proyek infrastruktur, serta kebijakan suku bunga yang pro-pertumbuhan,” jelasnya.

Kebijakan Pro-Growth Dorong Optimisme

Kebijakan Bank Indonesia dan pemerintah dinilai sudah bergerak sejalan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Pelonggaran moneter dan stimulus fiskal diharapkan memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga momentum investasi.
Sejumlah sektor seperti perbankan, infrastruktur, dan energi terbarukan diperkirakan menjadi penopang utama pertumbuhan pasar saham dalam jangka menengah.

“Investor mulai kembali mencari saham-saham berfundamental kuat dengan valuasi menarik menjelang akhir tahun,” tutur Rully.

Menjelang akhir 2025, pelaku pasar diharapkan tetap berhati-hati terhadap potensi volatilitas jangka pendek, namun secara umum tren jangka menengah masih positif. Jika data PDB menunjukkan pertumbuhan stabil dan inflasi tetap terkendali, peluang penguatan IHSG hingga akhir tahun dinilai terbuka lebar.

“Pasar masih punya potensi rebound jika data ekonomi mendukung. Kami perkirakan IHSG bisa kembali bergerak di kisaran 8.700–8.900 hingga akhir 2025,” pungkas Rully.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pasar Saham
BursaHEADLINE NEWS

Dibanding Pasar Emerging Market, Pasar Saham Indonesia Bergerak Anomali

JAKARTA, Bisnistoday - PT Samuel Sekuritas Indonesia menilai bahwa pasar saham Indonesia...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

MIRAE ASSET
Bursa

Pasca Guncangan MSCI, Rebound IHSG Dinilai Masih Rapuh

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan domestik...

Bappebti
BursaHEADLINE NEWS

Pantau Pelaku Usaha, Bappebti Umumkan Rating Pialang Berjangka Triwulan I-2026

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan kembali...