www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 April 2026
Home GLOBAL Pasokan Minyak Dunia Bergantung pada Rusia
GLOBALKawasan Global

Pasokan Minyak Dunia Bergantung pada Rusia

AS secara de facto telah mengakui fakta yang jelas: pasar global tidak dapat tetap stabil tanpa minyak Rusia.

HARGA MINYAK : Kilang minyak yang tengah beroperasi, belum lama ini. Harga minyak dunia bakal melambung diatas 300 USD per barel apabila saling embargo minyak antara Rusia dan negara eropa.
Social Media

MOSKOW-Bisnistoday: Amerika Serikat secara de facto mengakui bahwa pasar global tidak dapat tetap stabil tanpa minyak Rusia.

Perwakilan Khusus Presiden untuk Investasi dan Kerja Sama Ekonomi dengan Negara Asing dan Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Kirill Dmitriev, Jumat (13/3/2026).

Hal itu ia sampaikan mengomentari keputusan AS untuk mengecualikan minyak Rusia dan turunannya dari sanksi yang dimuat di kapal tanker sebelum 12 Maret.

Dii aplikasi X, ia menulis: “AS secara de facto telah mengakui fakta yang jelas: pasar global tidak dapat tetap stabil tanpa minyak Rusia.”

Menurutnya, langkah AS ini akan berlaku untuk sekitar 100 juta barel minyak Rusia yang saat ini sedang dalam perjalanan. Dmitriev mengatakan energi (minyak) Rusia sangat diperlukan untuk meredakan krisis energi global yang besar.

Menurutnya para politisi Eropa akan segera dipaksa mengakui kenyataan ini, dan mengakui kesalahan strategis dalam kebijakan energi mereka selama ini.

Mengutuip kantor berita resmi Rusia, TASS, Pemerintah Amerika Serikat  telah mengizinkan penjualan minyak mentah Rusia serta produk minyak bumi yang telah dimuat ke kapal hingga Kamis (12/3).

“Menteri Keuangan Amerika Scott Bessent mengumumkan bahwa pihaknya tidak hanya melonggarkan pembatasan atas pembelian minyak Rusia oleh India, tetapi juga mencabut seluruh pembatasan terhadap sekitar 100 juta barel minyak Rusia yang sedang dalam transit,” kata Dmitriev .

Dmitriev menambahkan bahwa di tengah meningkatnya krisis energi global, pelonggaran lebih lanjut terhadap pembatasan produk energi Rusia tampaknya semakin tidak terhindarkan.

Menurut dia, kebijakan tersebut kemungkinan tetap menghadapi penolakan dari sebagian kalangan birokrasi di Uni Eropa, yang ia sebut sebagai “birokrasi Brussel”.

Dmitirev juga mengatakan bahwa dengan pencabutan pembatasan terhadap minyak Rusia, Amerika mengakui pasar energi global sulit tetap stabil tanpa pasokan dari Rusia.//

 

 

 

 

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Salah satu contoh patung simbol korban kekerasan seksual selama PD II (dok: hakan-nural/unsplash.com)
GLOBALKawasan Global

Patung yang Mengusik Hubungan Diplomatik

JAKARTA, Bisnistoday - Patung itu terbuat dari perunggu. Wujudnya berupa seorang gadis...

AS dan Iran akan berunding di Pakistan. (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
GLOBAL

Menanti Kabar Baik dari Pakistan

JAKARTA, Bisnistoday – Akhir pekan ini bakal menjadi momen menentukan dalam penyelesaian...

Kawasan Global

Dubes Saudi Minta  Megawati Soekarnoputri Ikut Berperan Aktif terhadap Situasi Terkini di Timur Tengah

JAKARTA , Bisnistoday - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal...

Demonstrasi di AS Menentang Pemerintahan Trump yang condong ke Israel (dok: Unsplash.com/Andrew Bradley)
GLOBALKawasan Global

Reputasi Israel dan Netanyahu di AS Makin Merosot

JAKARTA, Bisnistoday: Menurut survei terbaru Pew Research Center, warga Amerika semakin memiliki...