www.bisnistoday.co.id
Senin , 9 Februari 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Produk Camilan, Hantarkan Tiga Srikandi UMKM Raih Kemandirian Usaha
Ekonomi Rakyat

Produk Camilan, Hantarkan Tiga Srikandi UMKM Raih Kemandirian Usaha

Produk UMKM
CAMILAN Hasil UMKM lokal di Jakarta, belum lama ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Melalui produk camilan sehat, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memproduksi abon ayam, dan peyek, hingga sukses menembus jaringan ritel modern sampai menembus toko oleh- oleh di area bandara, bersanding manis dengan merek-merek besar lainnya. Kegigihan tiga perempuan pelaku UMKM ini mampu menorehkan prestasi dibantu dengan dukungan Kementerian Perdagangan.

“Kemasan menjadi wajah produk, sehingga perlu branding. Kini, UMKM semakin berdaya saing. Produknya sudah sejajar dengan jenama besar, bahkan sudah masuk ritel modern. Harapannya, UMKM lain terinspirasi dan bisa segera mengikuti jejak ketiga UMKM ini,” ujar Mendag Budi Santoso di Jakarta, kemarin.

Sementara, ketiga srikandi pelaku UMKM inspiratif ini adalah Rusmini Sudjarwo, Santi Krisantina Hakim, dan Minin Casmiaty. Rusmini mengusung produk camilan sehat berbasis oat dan whey protein, MINIES Q; Santi Krisantina Hakim dengan produk abon ayam, WIZZ; dan Minin Casmiaty mempopulerkan peyek, Peyek Den Bagus.

Rusmini, pemilik MINIES Q, adalah mantan binaragawati yang kini banting setir menjadi pelaku UMKM. Ia terinspirasi membagikan semangat hidup sehatnya dalam bentuk produk camilan sehat. Ia mengakui, awalnya MINIES Q belum terkelola dan dikenal dengan baik. Setelah mengikuti program pelatihan brand book, ia menyadari pentingnya penjenamaan (branding) produk miliknya. Kini MINIES Q telah hadir di 20 toko ritel dan 90 lokasi kebugaran.

“Alhamdulillah sekarang banyak orang mengenal brand saya. Setelah mengikuti brand book, orang lebih mengenal logo dan lebih percaya dengan produk kami. Bahkan, omzet meningkat berlipat dari yang sebelumnya,” ujar Rusmini.

Santi juga merasakan dampak positif dari pelatihan Kemendag. WIZZ, produk abon ayam sehat dan halal miliknya, menargetkan ibu muda dan wanita karier urban. Santi mengaku, pelatihan yang diikutinya membantu memperkuat citra WIZZ sebagai penyedia solusi makanan praktis, sehat, menyenangkan, dan mudah dinikmati.

Baca Juga : Export Center Batam Dorong Batam Jadi Pusat Ekspor UMKM

Tak kalah inspiratif, Minin juga berhasil mengangkat olahan peyeknya menjadi produk sehat dan premium dengan cita rasa autentik. Pada awalnya, ia tidak menetapkan penjenamaan dan legalitas yang jelas. Namun, setelah mengikuti pelatihan, ia berhasil membuktikan bahwa jajanan tradisional bisa naik kelas lewat jenama Peyek Den Bagus. Saat ini, produknya dapat ditemui di berbagai tempat, mulai dari ritel modern, toko oleh-oleh daerah, hingga toko oleh-oleh di bandara.

Keberhasilan ketiga srikandi pelaku UMKM juga dikukuhkan dengan pemberian sertifikat apresiasi oleh Mendag Busan di momen peluncuran “Program Penguatan Branding dan Kemasan bagi UMKM Produk Pangan 2025” di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, baru-baru ini. /

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Ali Mahsun
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Temui Menteri UMKM, APKLI Perjuangan Keluhkan Sepi Pembeli dan Omzet Anjlok

JAKARTA, Bisnistoday - Kelesuan ekonomi rakyat kecil kembali mencuat. Pedagang kaki lima (PKL)...

Nelayan Tradisional
Ekonomi Rakyat

Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2026 Dinilai Ancam Nelayan Kecil dan Ketahanan Pangan Laut

JAKARTA, Bisnistoday - Rencana pemerintah mengurangi kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi...

EKONOMIEkonomi Rakyat

BULOG Serap Gabah dan Beras Dalam Negeri Sejak Awal 2026

JAKARTA, Bisnistoday — Perum memulai penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri...

Ekonomi Rakyat

UMKM Nawla Capai Pertumbuhan Bisnis Dalam Dua Tahun Berkat Optimalisasi Kanal Digital

JAKARTA, Bisnistoday — Transformasi industri fesyen mendorong munculnya pelaku usaha muda yang...