JAKARTA, Bisnistoday – Deru kereta api yang saban hari melintas di berbagai stasiun tanah air, kini memiliki makna lebih dari sekadar alat transportasi. Di usia ke-80 tahun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) merayakan ulang tahunnya dengan cara yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat: donor darah, pengobatan gratis, dan pelayanan kesehatan melalui Rail Clinic.
Mengusung tema “Semakin Melayani”, KAI tidak hanya menegaskan komitmen dalam menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata di luar rel. “Semangat melayani tidak berhenti di atas rel. Kami ingin ulang tahun KAI menjadi momentum berbagi, membantu sesama, dan menguatkan makna kehadiran KAI di hati masyarakat,” ungkap Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.
Kegiatan donor darah yang diselenggarakan di 31 titik Daerah Operasi dan Divisi Regional KAI menjadi salah satu magnet utama. Ribuan masyarakat bersama pegawai KAI tampak antusias ikut berpartisipasi. Setiap kantong darah yang terkumpul tidak hanya berarti menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjadi simbol solidaritas yang mempererat hubungan antara KAI dan masyarakat.
Rail Clinic, Rumah Sehat Berjalan
Tidak kalah menarik, bakti sosial kesehatan gratis hadir di 18 lokasi, mulai dari Klinik Mediska hingga stasiun. Bahkan, Rail Clinic—kereta khusus dengan fasilitas medis—menjadi daya tarik tersendiri. Warga bisa memeriksakan kesehatan umum, gigi, kebidanan, hingga memperoleh kacamata gratis. “Setiap tahun, ribuan warga telah merasakan manfaat Rail Clinic. Di momen HUT ini, kami ingin semakin banyak masyarakat di sekitar jalur rel yang mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa dipungut biaya,” jelas Anne.
Lebih dari Sekadar Perayaan
Perayaan HUT ke-80 ini seolah menegaskan bahwa perjalanan panjang KAI bukan sekadar soal layanan transportasi, melainkan tentang bagaimana perusahaan hadir di tengah masyarakat. Donor darah dan layanan kesehatan menjadi wujud nyata dari semangat kebersamaan yang ingin terus dirawat.
“HUT ke-80 bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal babak baru untuk terus menebar kebaikan. Semakin Melayani menjadi semangat yang hidup dalam setiap rel, setiap stasiun, dan setiap kisah masyarakat yang terhubung oleh kereta api,” tutup Anne./






































