www.bisnistoday.co.id
Minggu , 15 Maret 2026
Home LIFESTYLE Trends & Mode Survei Jobstreet: Pekerja Gajinya Sudah Habis Buat Ongkos Harian
Trends & Mode

Survei Jobstreet: Pekerja Gajinya Sudah Habis Buat Ongkos Harian

gaji pekerja
ILUSTRASI Bisnis Pinjaman dana Masyarakat.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Bagi sebagian besar pekerja di Indonesia, tantangan keseharian  semakin nyata, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari tempat kerja, di mana biaya transportasi harian kerap menggerus sebagian besar pendapatan. Fakta di lapangan yang didapatkan dari Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 oleh Badan Pusat Statistik, menunjukkan ongkos perjalanan untuk komuter bisa mencapai sepertiga dari gaji bulanan, terutama bagi mereka yang berpenghasilan setara UMP.

Sebagai contoh, UMP DKI Jakarta pada tahun 2023 berada di angka Rp4,9 juta. Namun, laporan dari Sindikasi menunjukkan bahwa kebutuhan dasar per kapita di Jakarta dapat mencapai Rp3,72 juta per bulan. Artinya, ruang bagi pekerja untuk menyisihkan biaya transportasi, menabung, atau bahkan menikmati hiburan menjadi sangat terbatas. Tidak heran jika banyak pencari kerja menilai gaji pokok yang diterima sering kali tidak sebanding dengan pengeluaran aktual setiap bulannya.

Belakangan ini, perhatian publik tersedot pada perbincangan mengenai besaran gaji dan tunjangan yang adil bagi sebagian kalangan. Hal  tersebut menjadi refleksi bagi kita semua: sudahkah sistem kompensasi di dunia kerja Indonesia benar-benar menjawab kebutuhan nyata para pekerja?

Berita baiknya, beberapa perusahaan di Indonesia kini sudah mulai memahami bahwa kompensasi tidak semata-mata berbicara tentang gaji. Berdasarkan laporan Hiring, Compensation, & Benefit 2025 dari Jobstreet by SEEK, ada berbagai bentuk kompensasi non-gaji yang menyoroti bahwa strategi holistik semakin penting bagi para pencari kerja.

Laporan Jobstreet menemukan bahwa tunjangan transportasi menjadi tunjangan di peringkat teratas yang diberikan oleh 69% perusahaan. Selain itu, tunjangan seperti asuransi kesehatan juga telah diberikan dari sekitar 49% perusahaan, dan tunjangan untuk koneksi internet juga ditawarkan oleh 43% perusahaan untuk mendukung keseimbangan biaya hidup dan pekerjaan.

Dukungan Tunjangan Transportasi

Di tengah meningkatnya perdebatan publik terkait gaji dan tunjangan, perusahaan seharusnya dapat terdorong untuk meninjau kembali bagaimana strategi kompensasi dirancang, bukan hanya dari sisi nominal gaji pokok, tetapi juga manfaat tambahan yang lebih relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Adham Somantrie, Senior Marketing Manager (PR & Social) Jobstreet by SEEK dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (30/8) menguraikan, beberapa strategi dari Jobstreet by SEEK yang bisa dipertimbangkan oleh perusahaan: Evaluasi ulang paket remunerasi: Pastikan komponen gaji pokok dan tunjangan sudah sesuai dengan standar industri dan kebutuhan pekerja, terutama biaya transportasi dan makan.

Selain itu, menurut Adham, melengkapi paket kompensasi di luar gaji pokok: Berikan tunjangan transportasi, subsidi makan, atau insentif kesehatan yang relevan dengan biaya operasional sehari-hari untuk bekerja. Kemudian juga, Implementasi fleksibilitas kerja yang diketahui, berdasarkan laporan yang sama dari Jobstreet, 30% perusahaan di Indonesia yang di survei sudah mengadopsi benefit fleksibilitas jam kerja maupun lokasi.

Maka opsi hybrid atau remote dapat membantu mengurangi biaya transportasi sekaligus meningkatkan kepuasan kerja.  Komunikasi transparan juga dibutuhkan, dalam arti sampaikan secara terbuka kebijakan kompensasi agar pekerja merasa dihargai dan didengar.

Jobstreet menilai, kesejahteraan pekerja tidak bisa hanya diukur dari angka gaji pokok. Biaya hidup yang terus meningkat dan dinamis menuntut adanya kompensasi yang lebih adaptif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan nyata. Momentum hangatnya sorotan publik ini bisa menjadi pengingat penting: saatnya perusahaan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan lebih memahami realitas yang dihadapi para pekerja Indonesia.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Trends & Mode

Strategi Nina Nugroho Angkat Tenun Bulu Garut ke Panggung Fashion Lebaran 2026


JAKARTA, Bisnistoday,- Persiapan matang jauh-jauh hari menjadi kunci kesuksesan seorang desainer dalam...

Trends & Mode

Happy Puppy Gebrak Pasar Hiburan Rumah Lewat RiSing 

JAKARTA, Bisnistoday,- Industri hiburan keluarga di Indonesia memasuki babak baru seiring dengan...

Trends & Mode

Dorong Kecintaan Baca Al-Qur’an, Kahf Luncurkan IQRO’ Reimagined Project

JAKARTA, Bisnistoday - Literasi membaca Al-Qur’an di Indonesia menunjukkan capaian yang positif,...

Trends & Mode

Zaloraya 2026, Rayakan 14 Tahun Inovasi Modest Fashion

JAKARTA, Bisnistoday - Memasuki tahun ke-14 perjalanannya di Asia Tenggara, Zalora merayakan...