www.bisnistoday.co.id
Tuesday , 23 June 2026
Home EKONOMI Teknologi Optimal Untuk Dongkrak Efisiensi Produksi Garam
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Teknologi Optimal Untuk Dongkrak Efisiensi Produksi Garam

PRODUKSI GARAM : Kepala BSKJI Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Jumat (16/12).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar memanfaatkan teknologi tepat guna, efisien dan modern sehingga memacu produktivitas dan kualitasnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan konsisten melakukan pendampingan dan konsultansi bagi para pelaku industri untuk meningkatkan efisiensi proses di sektor industri, memperbaiki kualitas produk, sekaligus mewujudkan komitmen industri yang ramah lingkungan.

“BSKJI Kemenperin berupaya mendukung  pengembangan garam di Indonesia melalui pendampingan dan konsultansi bagi para pelaku industri serta penerapan teknologi yang dikembangkan bagi IKM Menengah melalui unit kerja yang dimiliki,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Jumat (16/12).

BSKJI Kemenperin hadir memberikan layanan dalam hal standardisasi industri, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri dan pelayanan jasa industri di seluruh unit kerja Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI) serta Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI). Salah satu kelompok industri yang mendapat pembinaan adalah IKM pengolahan garam yang berperan penting bagi pasokan garam lokal, khususnya untuk keperluan konsumsi. 

Kepala BSKJI menjelaskan, garam merupakan salah satu komoditas strategis yang  penggunaannya sangat luas, mulai dari sektor konsumsi baik rumah tangga maupun komersial (hotel, restoran dan katering). Selain itu juga diperlukan oleh sektor industri meliputi industri aneka pangan (untuk produksi mi instan, biskuit, bumbu-bumbuan, makanan ringan, dan produk aneka pangan lainnya).

Berikutnya, industri farmasi (cairan infus, cairan hemodialisa, dan obat-obatan lainnya), industri tekstil dan penyamakan kulit, industri klor alkali (petrokimia dan pulp kertas), bahkan untuk water treatment di industri dan pengeboran minyak. “Mengingat banyaknya penggunaan garam ini, tentu kebutuhannya juga akan sangat banyak,” ujarnya.

Peran Balai Standarisasi

Salah satu unit kerja di bawah BSKJI Kemenperin, yakni Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banda Aceh ikut berpartisipasi dalam pengembangan garam di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh. Salah satu teknologi yang dikembangkan sekaligus diaplikasikan di sektor IKM pengolahan garam adalah teknologi untuk mempercepat produksi garam menggunakan sistim semprot (sprayer). 

“Teknologi yang di kembangkan ini telah di aplikasikan di dua IKM garam di Provinsi Aceh, yaitu di UD. Milhy Jaya Bireuen dan Koperasi Tunas Usaha Sejahtera Aceh Besar,” sebut Doddy. 

Prinsip kerja dari teknologi yang dikembangkan tersebut adalah dengan cara menaikkan air garam muda (± 10 0be) menggunakan pompa air yang digerakkan oleh tenaga listrik bersumber dari panel surya  (solar cell) kebagian atas melalui pipa PVC dan di alirkan kembali ke bawah dalam bentuk pancuran seperti shower. 

Proses ini diulang-ulang  terus setiap hari sesuai dengan waktu yang telah di tentukan. Karena ukuran air yang di jatuhkan dalam bentuk butiran kecil, maka proses penguapan air akan lebih efisien. Selain itu, ketika butiran air yang di jatuhkan ke bagian atas geomembran, akan menimbulkan efek pengadukan air garam yang juga berpengaruh langsung terhadap percepatan laju penguapan air. /

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gandeng ID Food, Koperasi Ekspor Gambir ke India dan Pakistan

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri asal Sumatera...

Sosialisasi AASI
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Workshop Fit and Proper Test Perdana, AASI Matangkan Kesiapan Industri Hadapi Spin-Off

JAKARTA, Bisnistoday - Menjelang target penyelesaian spin-off sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan...

Pameran Pertanian
Ekonomi & Bisnis

Bertema SDM Unggul dan Hilirisasi Pangan, UPT Pelatihan Kementan Semarakkan Pameran PENAS XVII 2026

BINUANG, Bisnistoday - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang mendukung pelaksanaan Pekan...