www.bisnistoday.co.id
Senin , 22 Juni 2026
Home EKONOMI Waskita Perbaiki Menyeluruh Tol Kayu Agung – Palembang – Betung
EKONOMI

Waskita Perbaiki Menyeluruh Tol Kayu Agung – Palembang – Betung

PERBAIKAN TOL : PT Waskita Sriwijaya Tol tengah melakukan berbagai perbaikan di ruas tol Kayu Agung-Betung.
Social Media

PALEMBANG, Bisnistoday- PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) merupakan anak usaha patungan PT Waskita Karya Tbk, mengumumkan bahwa sejak tanggal 8 Januari 2022, sedang dilakukan sejumlah perbaikan di sepanjang ruas tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapal Betung). Pasca kejadian laka lantas di ruas Kapal Betung pada Jumat (7/1), WST telah menyiagakan tim perbaikan serta tim patroli guna memperbaiki badan jalan yang mengalami kerusakan dan menambah rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan tol. 

Penambahan rambu- rambu lalu lintas ditujukan untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati karena adanya perbaikan badan jalan, sehingga perlu mengurangi laju kendaraan. 

Direktur Utama WST, Herwidiakto menjelaskan strategi perbaikan permanen pada kerusakan jalan, khususnya pada KM 362+800 B Ruas Kapal Betung yaitu dengan menggunakan aspal Coldmix Baro-Baro asal Korea pada badan jalan yang mengalami keretakan atau berlubang yang dengan waktu hanya beberapa jam sudah dapat segera digunakan. 

“Target kami adalah seluruh lubang dan kerusakan di Ruas Kapal Betung dapat tertutup semua sampai dengan akhir bulan Januari 2022. Setelah itu, jika dalam empat hari ditemukan kerusakan baru, akan segera ditutup dengan aspal Coldmix tersebut dengan target waktu maksimum kurang dari 1×24 jam. Target ini melebihi Standar Pelayanan Minimum (SPM) jalan tol, di mana SPM perbaikan jalan adalah maksimum 2×24 jam, sehingga diharapkan ke depannya Ruas Kapal Betung bisa mencapai zero lubang,” jelas Herwidiakto. 

Untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan ketika berkendara, WST telah menambah jumlah rambu-rambu lalu lintas sejumlah 250 RC, 100 rambu petunjuk, dan 100 stick lamp yang akan menyala pada malam hari di sepanjang jalan tol, serta himbauan batas kecepatan kendaraan melalui spanduk dan VMS. Telah dibentuk empat (4) tim Patroli Rambu yang terdiri dari dua (2) tim unsur QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) Kontraktor, dua (2) tim unsur QHSE Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang beroperasi 1×24 jam. 

Tim Patroli juga bertugas merawat dan memperbaiki rambu-rambu yang mengalami kerusakan, serta memasang kembali rambu-rambu yang hilang. Penebalan dan peningkatan pengawasan fungsi rambu tersebut akan dibantu oleh kendaraan operasi tol di lapangan yang beroperasi selama 24 jam. 

Herwidiakto menambahkan, pasca kejadian laka lantas di tanggal 7 Januari 2022, WST sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban, dan menghimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan oleh Kepolisian.

“Kami tidak akan membantah terkait dugaan penyebab laka lantas tersebut, saat ini kami sedang menunggu hasil investigasi Kepolisian. Kami mohon agar masyarakat dapat menunggu hasil penyelidikan yang masih dilakukan,” ujar Herwidiakto./ 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Diskusi INDEF
EKONOMIEnergi

Pemerintah Diminta Fokus Tata Kelola Hilirisasi Mineral Kritis

JAKARTA, Bisnistoday – Hilirisasi mineral kritis dinilai belum memberikan dampak signifikan positif...

AS Kalahkan Australia (dok: Youtube/CBS)
EKONOMI

Bungkam Australia 2-0, AS Buka Peluang ke Fase Knock Out

JAKARTA, Bisnistoday - Amerika Serikat membuka peluang lolos ke fase knock out...

APKLI P
EKONOMIEkonomi Rakyat

Ketum APKLI Perjuangan : Pedagang Ogah Daftar NIB Takut Diburu Pajak

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah ingin mendorong para pedagang kelas usaha mikro untuk...

Bank Indonesia
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Pengamat Perbankan : Kenaikan BI Rate Menjadi 5,75 Persen Sebagai Langkah Antisipatif

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk...