www.bisnistoday.co.id
Selasa , 26 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional WMW Gelorakan Semangat Perdamaian dan Anti Kapitalisme
Nasional

WMW Gelorakan Semangat Perdamaian dan Anti Kapitalisme

PERTEMUAN World March of Women (WMW), baru-baru ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – World March of Women (WMW) sebagai gerakan kaum perempuan dunia, kembali menggelorakan semangat perlawanan terhadap perang dan kapitalisme. Hal ini semata untuk mendorong terciptanya kedaulatan rakyat dan kehidupan lebih baik.

“Dengan dukungan dari Perempuan seluruh dunia, WMW terus memperkuat diri sebagai gerakan feminis akar rumput yang terus bergerak melawan perang dan kapitalisme demi kedaulatan rakyat dan kehidupan yang baik.” ungkap perwakilan WMW, Dinah Soka Handinah dalam keterangannya di Jakarta.

Dinah mengutarakan, WMW memulai proses pertemuan, diskusi dan konstruksi kolektif yang bersatu untuk meneruskan perjuangan dengan penuh suka cita dan solidaritas persaudaraan adalah perlawanan perempuan yang paling ampuh.

Analisis kontekstual WMW menyoroti sifat global dari krisis sistemik yang kita hadapi, yang merampas hak dan sumber daya perempuan, tanah dan laut mereka.

Sementara itu, krisis iklim dan pencemaran atas tanah dan air memakan korban jiwa yang sama besarnya dengan yang diakibatkan oleh perang. Maka kami memutuskan bahwa “WMW akan berbaris melawan perang dan kapitalisme demi kedaulatan rakyat dan kehidupan yang baik.”

Pendekatan WMW terhadap kehidupan yang baik didasarkan pada makna tradisional di masing-masing wilayah, yang  mengedepankan kehidupan kolektif dan komunitas yang selaras dengan alam. Jadi mencapai kehidupan yang baik bagi semua orang di seluruh dunia adalah salah satu tujuan ekonomi feminis yang kami usulkan.

Kedaulatan Wilayah

Dinah menambahkan, WMW bertujuan untuk membangun kedaulatan rakyat atas wilayah, sumber daya energi, ekonomi, dan budaya kami. WMW menyadari bahwa gerakan kami harus turun ke jalan untuk mengekspresikan diri dan bersiap merayakan hari jadi Gerakan kami ke-25 dan menghadapi 25 tahun ke depan melalui Pendidikan kritis dan komunikasi antar feminis akar rumput yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan ke 13 di Ankara Turki 5 – 12 Oktober 2023 yang dihadiri oleh 132 perempuan dari 65 negara ini, kami dari region Asia-Oceania telah memilih perwakilan kami yaitu Dinah Soka Handinah (Indonesia), Daya Laxmi Shrestha (Nepal) dan Oriane Trolue (New Caledonia) sebagai anggota International Committee.

Selain itu terpilih juga Substitute yaitu Jean Enriquez (Filipina) dan Asma (Pakistan), yang akan bekerja sampai 6 tahun yang akan datang. Terpilih juga anggota International Committee (IC) dari berbagai Kawasan yaitu America, Eropa, Afrika dan Timur Tengah-Afrika Utara./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Penertiban Kabel
Nasional

PLN Icon Plus Tertibkan Jaringan Internet Ilegal di Tiang PLN Kawasan Gandus

PALEMBANG, Bisnistoday – Penertiban jaringan internet ilegal yang menggunakan tiang milik PLN...

Peta Tanah
Nasional

Kementerian ATR/BPN Dorong Pemetaan Tanah Digital Lewat Fitur Swaplotting

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus...

Pengurus PII
Nasional

PII Tekankan Etika Profesi dan Sertifikasi Insinyur dalam Pelantikan PW Jawa Barat

BANDUNG, Bisnistoday – Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Agus Taufik Mulyono,...

Asisten Sekda Jabar
Nasional

Pemprov Jabar Dorong Kolaborasi dengan PII untuk Perkuat Industri dan Lingkungan Hidup

BANDUNG, Bisnistoday – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong penguatan kolaborasi dengan Persatuan...