www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home EKONOMI Libur Natal dan Tahun Baru Jangan Sampai Naikkan Kasus Covid-19
EKONOMI

Libur Natal dan Tahun Baru Jangan Sampai Naikkan Kasus Covid-19

PEREKONOMIAN INDONESIA 2023: Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tantangan pada tahun 2023 semakin komplek dan polanya menjadi sangat tidak terprediksi. Hal ini karena ada aspek geopolitik, aspek keamanan dan apek perang, juga aspek ekonomi seperti krisis pangan dan energi yang sumbernya kadang-kadang juga berasal dari non ekonomi
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan libur akhir tahun menyambut Hari Natal dan tahun baru 2021 jangan sampai membuat kasus Covid-19 mengalami eskalasi. Jika ini terjadi akan berimplikasi pada “diinjaknya rem darurat” untuk mengatasinya.

“Indonesia perlu mewaspadai akhir tahun karena kegiatan masyarakat meningkat. Harus betul-betul dijaga jangan sampai rem harus diinjak karena Covid-19 mengalami eskalasi,” kata Sri Mulyani dalam acara Bisnis Indonesia Award 2020 di Jakarta, Senin (14/12).

Menkeu menegaskan masyarakat tidak boleh meremehkan pandemi ini mengingat negara paling maju, disiplin, dan memiliki sistem kesehatan paling kuat seperti Jepang dan Korea Selatan pun harus menghadapi gelombang kedua.

Tak hanya itu, negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jerman mulai mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang sangat signifikan sejak November hingga mempertimbangkan akan terjadi restriksi ketat.

Sedangkan Perancis, Norwegia, dan Swedia hampir mendapat ujian sebab menangani Covid-19 secara tidak konvensional dengan membebaskan masyarakatnya bergerak tanpa ada protokol kesehatan. “Ini menggambarkan bahwa Covid-19 tidak boleh di-underestimate,“ tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan terus menyeimbangkan antara penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi karena kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan.

Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat jika ekonomi ingin terus dipulihkan maka harus melakukan kegiatan tanpa memperburuk penyebaran Covid-19.

Sri Mulyani menegaskan masyarakat harus terus menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dalam setiap melakukan aktivitasnya. “Penanganan Covid-19 dan perekonomian tidak bisa dipisahkan. Harus jadi satu-kesatuan karena keduanya saling memberikan dukungan bukan melemahkan,” tegasnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

ILUNI FHUI Webinar Series tentang Kejahatan Siber (dok:ILUNI FHUI/IABF)
EKONOMIHukum

Evolusi Kejahatan Siber: Modus Baru dan Kesiapan Regulasi

JAKARTA, Bisnistoday - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan...

Seminar Keamanan Laut dan Ekonomi Biru di FHUI, Rabu (15/4/2026) dok: Adi/Bisnistoday
EKONOMILingkungan

Keamanan Laut Kunci untuk Wujudkan Ekonomi Biru

JAKARTA, Bisnistoday – Sebagai negara kepulauan yang luas lautannya mencakup lebih dari...

Kapal Tanker
EKONOMIGLOBALKawasan Global

Biaya Distribusi dan Harga Minyak Terus Melonjak

JAKARTA, Bisnistoday – Sebulan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pengecualian...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EKONOMIGLOBAL

Blokade yang Dilakukan AS akan Memperparah Krisis Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Amerika Serikat mulai memblokade jalur lalu lintas kapal dari...