www.bisnistoday.co.id
Senin , 25 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Puan Maharani Minta Perketat Pengendalian Covid 19
NASIONAL & POLITIK

Puan Maharani Minta Perketat Pengendalian Covid 19

Ketua DPR RI, Puan Maharani pada suatu kesempatan di Jakarta, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendesak pemerintah segera meningkatkan pengetatan pengendalian penyebaran Covid -19. Instrumen yang dapat dilakukan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) agar penyebaran Covid 19 lebih terkendali. 

“Pemerintah harus segera bertindak untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 yang makin mengkhawatirkan. Berlakukan PSBB secara terbatas untuk daerah-daerah zona merah, atau pengetatan PPKM mikro,” kata Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (21/6).

Puan  mendesak pemerintah segera meningkatkan upaya pengendalian Covid-19. PSBB dapat diterapkan di daerah zona merah. Untuk daerah lainnya dapat diketatkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Baca juga : Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, IHSG dan Rupiah Kian Terpuruk

Politisi PDI-Perjuangan ini menyatakan, pemerintah pusat harus dapat menentukan langkah penanganan yang serius dan mendesak, serta memastikan koordinasi dan pengawasan ketat berjalan dalam penanganan Covid-19 khususnya di daerah zona merah. 

Menurutnya, ledakan kasus Covid-19 di Pulau Jawa, semakin mengkhawatirkan karena banyaknya jumlah penduduk dengan mobilitas tinggi, serta penerapan protokol kesehatan yang belum optimal.  

Terlebih, kata Puan, adanya kelompok masyarakat sipil yang meneken petisi online yang mendesak pemerintah melakukan karantina wilayah atau lockdown serta tuntutan lainnya.

Baca juga : Clusster Gedung Sate, 143 Pegawai Positif Covid-19

Sesuai Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, pemerintah memiliki kewenangan mengambil langkah pembatasan sosial atau bahkan lockdownuntuk mengatasi pandemi ini. “Arah kebijakan dari pemeringah pusat secepat mungkin sangat diperlukan mengingat sebaran Covid-19 di berbagai daerah (lintas daerah),” ujar Puan.

“Tombol bahaya harus dinyalakan untuk kondisi darurat ini dan meningkatkan kesadaran akan bahaya lonjakan kasus Covid-19,”tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

LingkunganNASIONAL & POLITIK

BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali

direktur elain penyeraghaJAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) melakukan...

ahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045

JAKARTA, BisnisToday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, meluncurkan...

Nayla Marinlee Auramadina, Penggagas Braille AksaraJawa. (dok: Ikasada FIB UI)
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Pemenuhan Akses Pendidikan Inklusif Melalui Braille Aksara Jawa

JAKARTA, Bisnistoday - Akses bahan bacaan, buku pedoman, maupun bahan ajar bagi...

NasionalNASIONAL & POLITIK

Pahami Proses Pengurusan Kesesuaian Tata Ruang untuk Pengembangan Usaha

JAKARTA. Bisnistoday - Setiap pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya memerlukan izin Kesesuaian...