www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 11 Juli 2026
Home LIFESTYLE Otomotif & Tekno AI Pre-Summit 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia–India Kembangkan AI Inklusif
Otomotif & Tekno

AI Pre-Summit 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia–India Kembangkan AI Inklusif

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday — Indonesia dan India memperkuat kerja sama pengembangan kecerdasan artifisial (AI) yang etis dan inklusif melalui AI Pre-Summit 2026 di Jakarta, Selasa (21/1/2026).

Forum ini digelar oleh MicroSave Consulting (MSC) bersama Kedutaan Besar India di Jakarta, India Indonesia Chamber of Commerce (IndCham), serta Women Entrepreneurship Platform (WEP) di bawah NITI Aayog.

Wakil Menteri Komunikasi dan Urusan Digital, Nezar Patria, menyatakan kemitraan Indonesia–India membuka peluang besar bagi pengembangan AI yang berorientasi pada kepentingan publik.

“Pertumbuhan ekonomi digital di kedua negara menjadi peluang strategis untuk memanfaatkan AI secara aman, terpercaya, dan berpusat pada manusia, mulai dari inklusi keuangan hingga ketahanan iklim,” ujar Nezar dalam sambutan khususnya.

Ia menambahkan, penguatan tata kelola serta investasi pada infrastruktur dasar AI menjadi kunci agar inovasi berkembang secara inklusif. Ruang kerja sama ini, menurut Nezar, telah ditegaskan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani saat kunjungan Presiden Prabowo ke India pada awal 2025.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai AI memiliki peran strategis dalam meningkatkan layanan publik, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat sistem perlindungan sosial.

“Dialog ini tidak hanya membahas teknologi, tetapi juga langkah konkret membangun ekosistem AI yang inklusif dan berkelanjutan menjelang India–AI Impacts Summit 2026 di New Delhi,” kata Sandeep.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menekankan pentingnya kolaborasi lintas industri.

Menurut Vikram, interoperabilitas sistem AI, kemitraan bisnis Indonesia–India, serta penguatan ekosistem startup dan UMKM menjadi fondasi agar AI mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing dengan pembelajaran manusia sebagai penggerak utama.

Direktur Infrastruktur, Ekosistem, dan Keamanan Digital Kementerian PPN/Bappenas, Andianto Haryoko, menyebut AI sebagai pilar pembangunan jangka menengah dan panjang Indonesia.

“AI harus mendorong transformasi ekonomi dan memperkuat layanan publik. Fokus kami adalah memastikan manfaatnya dapat dirasakan semua lapisan masyarakat, termasuk perempuan, pekerja informal, dan UMKM,” ujar Andianto.

Acara ditutup oleh Grace Retnowati, Partner dan Country Head MSC Southeast Asia. Ia menegaskan komitmen MSC dalam mendorong pengembangan AI yang berpusat pada manusia di Asia Tenggara.

“Nilai penting AI akan terasa ketika teknologi ini menjunjung martabat manusia, memperluas kesempatan, dan memberdayakan komunitas. MSC akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan pelaku industri untuk memastikan sistem AI dirancang secara bertanggung jawab dan dapat diakses secara luas,” kata Grace.

Kegiatan tersebut mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri, mitra pembangunan, dan pakar teknologi dari kedua negara. Tujuannya, menyelaraskan langkah dalam membangun sistem AI yang berpusat pada manusia, dikelola secara etis, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Dialog menegaskan kesamaan arah kebijakan AI Indonesia dan India. India menempatkan inovasi yang bertanggung jawab sebagai prioritas, dengan kerangka people, planet, and progress yang menekankan AI multibahasa, mudah diakses, serta terintegrasi dengan infrastruktur publik digital.

Sementara itu, Strategi Nasional AI Indonesia 2020–2045 menitikberatkan pada kepercayaan, transparansi, pengembangan talenta, dan akuntabilitas. AI diarahkan untuk mendukung sektor prioritas, seperti kesehatan, pemerintahan, pendidikan, ketahanan pangan, dan mobilitas.

Kedua negara sepakat memandang AI sebagai pendukung dalam memperkuat layanan publik, memperluas peluang ekonomi, serta meningkatkan ketangguhan perempuan, pekerja sektor informal, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gagasan dan kolaborasi yang terbangun di Jakarta akan menjadi fondasi bagi AI Impact Summit 2026 di New Delhi pada 19–20 Februari mendatang. (E2-NOVITA LESTARI)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Otomotif & Tekno

ChromaLuxe: Evolusi Teknologi Print Digital Modern untuk Karya Cetak Multisensori 

JAKARTA, Bisnistoday – XGraphics, baru-baru ini meluncurkan inovasi teknologi terbarunya ChromaLuxe di...

Otomotif & Tekno

Indonesia-Italia Jalin Kerja Sama Bangun Fregat hingga Kapal Selam

JAKARTA, Bisnistoday - Modernisasi alat utama sistem persenjataan matra laut Indonesia memasuki...

Otomotif & Tekno

Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn

PARIS, Bisnistoday - Sky-Watch, perusahaan pengembang sistem tak berawak asal Denmark, resmi...

Otomotif & Tekno

Aman Bertransaksi di Era Digital, Kewaspadaan Jadi Kunci Utama

BANDUNG, Bisnistoday - Perkembangan layanan keuangan digital telah membawa banyak kemudahan bagi...