www.bisnistoday.co.id
Saturday , 28 January 2023
Home OPINI Bisnis Properti Bagai Seni Menyulap Kawasan
OPINIProfile

Bisnis Properti Bagai Seni Menyulap Kawasan

muchsin alatan
Social Media

-Direktur Marketing, PT Menara Depok Asri (MDA) Muchsin Alatas-

Pengusaha properti itu bagai seni menyulap kawasan, dari kawasan kurang produktif menjadi kawasan bernilai bagi lingkungan dan masyarakat sekitar hunian. 

Beberapa tahun terakhir, kawasan Depok, Jawa Barat mengalami perkembangan dan pertumbuhan usaha properti kian massif. Kota Depok yang dulunya dinilai tempat terisolir, remote area yang sepi, serta jarang dilirik investor properti, kini menjadi Kawasan yang memiliki nilai tambah tinggi. Pertumbuhan penyediaan infrastruktur jalan tol menjadikan kota perbatasan ini layak sebagai tempat investasi properti.

Begitupun, salah seorang pengusaha properti yang sukses turut andil dalam pengembangan Kota Depok adalah Muchsin Alatas. Rintisan usaha properti pertama ditandai dengan dibangunnya perumahan Pesona Depok, dan Pesona Khayangan beberapa tahun silam, serta teranyar adalah Kawasan terintegrasi (superblock) Pesona Square.

Ketika pertama kali saya mau bangun Kawasan Pesona Square ini, saya ditanya sama Pak Wali Kota Depok. Bangunlah, properti yang membuat nilai tanah di Depok terus meningkat. Dan itu sekarang menjadi kenyataan, seperti halnya Kawasan Pesona Square ini.

Muchsin Alatas

Sejujurnya, niat PT Menara Depok Asri (MDA) ini membangun adalah penyediaan rumah susun milik (rusunami) atau apartemen. Namun, ketika itu tahun 2016 mulai dibangun, MDA mendahulukan pembangunan Mall ketimbang apartemen. Kendati begitu, banyak juga konsumen lainnya yang keberatan hal ini, namun tak berselang lama, apartemen juga dilanjutkan pembangunanya. 

Berita Terkait : Summarecon Agung Bangun Properti Komersial di Serpong

Seiring dengan itu, niat meningkatkan harga tanah di Kota Depok ini, tampaknya mulai terwujud. Membeli properti berbanding lurus dengan nilai investasi. PT MDA berinvestasi sekitar 2 triliun rupiah nantinya apabila sudah tiga tower selesai semuanya, akan memetik hasil pada sekitar tahun 2026 nanti bisa sampai 4-6 triliun rupiah peningkatan nilai investasi. 

Begitupun, sekarang ini pertumbuhan pengunjung mall Pesona Square juga kian meningkat. Dalam sebulan, pengunjung mall sekitar 200 ribu orang atau rata-rata per hari dalam hari kerja sekitar 5 ribu orang dan hari weekend bisa mencapai 15 ribu per harinya. 

“Syukurlah, hampir semua terisi oleh tenant terkenal, atau hanya tersisa sekitar 4 persen space. Tenant seperti Centro, Hypermart, dan lainnya mengisi Pesona Sguare. Konsepnya adalah lifestyle, dan kuliner. Untuk kuliner berbagai merk terkenal ada, dan Indonesia surganya kuliner, itu sendiri.”

Terbuka Kerja Sama

Nantinya, perkembangan kedepan ada satu tower yang langsung menghubungkan ke Mall Pesona Square yakni Tower Casablanka, dan sekarang fokus pengembangan untuk Tower Marrakech serta nanti dedicated untuk perkantoran nanti ada di Tower Atlas. Untuk Casablanka bisa terhubung langsung dengan Mall, dan bagi pengusaha hotel yang berminat bisa mengembangkan bersama. 

 “Prinsipnya kita tidak berusaha di lini hotel, namun kalau ada hotel yang ingin kerja sama, kami terbuka,” ujarnya.

Untuk Kawasan Pesona Square ini, pada tanggal 8 Desember nanti genap berusia tiga tahun. Kondisi sekarang ini kita rasakan bersama bahwa sector property sedang dirundung tekanan. Bisnis ini, relatif lesu, dan kendati demikian kami tidak pasrah begitu saja dengan keadaan sekarang.

Agar tetap meningkat atau bertahan di penjualan setidaknya, kami menggandeng perbankan untuk memberikan gimmick seperti pembelian kredit kepemilikan rumah. Seperti misalnya juga, memberikan bunga bersaing, serta pemberian tenor yang fleksible serta tidak terasa memberatkan konsumen dalam hal down payment. 

Berita Terkait : Sektor Properti Berperan Tingkatkan Pertumbuhan Industri Lain

Konsep untuk Kawasan Blok Pesona Square ini adalah lifestyle, modern serta mengadopsi kebutuhan kaum muslim seperti masjid telah tersedia. Kendati begitu, kenyataanya, konsumen yang membeli apartemen Marrakech ini sebagian adalah kaum non muslim. Mereka biasanya keluarga muda dan ingin terus tinggal yang berdekatan dengan orang tuanya. 

“Kalau beli rumah tapak mungkin jauh dari keluarga, konsekuensinya bagi keluarga muda ini. Namun kalau beli apartemen, maka kedekatan dengan orang tua, lebih terjamin. Selain itu, bagi warga yang beragama non muslim, biasanya sehabis balik dari gereja, mengajak sanak saudaranya untuk berenang di apartemen.”

Bagi para investor property, sebenarnya Tower Casablanka ini cocok sebagai pilihan investasi. Karena, bisa disewakan dengan harga sekitar 4-5 juta per bulan nantinya. Casablanka sekitar tahun 2023 beroperasi dan Marrakech pada awal 2020 beroperasi serta Tower Atlas yang diutamakan perkantoran, nanti akan beroperasi sekitar 2024 mendatang. 

Hal yang penting lainnya, menurut Muchsin, sekarang ini jalan tol semakin dekat dengan akses apartemen dan Universitas Islam International Indonesia (UIII) terbesar di Asean, akan mendorong lebih cepat pengembangan kawasan. Sebelumnya, Kawasan Juanda ini gelap dan banyak peristiwa kriminal. Kawasan ini sekarang sudah naik kelas, dan sekaligus jalan juanda ini sebagai jalan pilot project angkutan umum. Angkutan umum tidak diperbolehkan melintasi Kawasan ini, selain angkutan online. 

Archives

Bisnistoday - Inspire Your Business

Pertamina is The Energy

Semangat Bangkit

PT Waskita Karya Tbk

Terserah Kamu

Sorotan Bisnistoday

Bisnistoday - Inspire Your Business

Jasa Marga Raih Emiten Terbaik Dalam Ajang Bisnis Indonesia Award 2022

Related Articles

GagasanOPINI

MenkopUKM Hanya Gertak Sambal Bubarkan Koperasi Abal-Abal

PERNYATAAN Menteri Koperasi Dan UKM, Teten Masduki beberapa waktu lalu soal maraknya...

GagasanHEADLINE NEWSOPINI

Gas Bumi Bernilai Tambah Dalam Transisi Energi

Pemanfaatan gas bumi sebagai jembatan transisi energi dan untuk mendorong pengembangan industri...

GagasanOPINI

Perpanjangan Jabatan Kades Makar Terhadap Konstitusi

Usulan tentang perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun semakin menuai...

GagasanOPINI

Melawan “Welfare State”

PADA 12 Januari 2023 lalu Blok Politik Pelajar (BPP) dan LSM Lokataru...