www.bisnistoday.co.id
Wednesday , 24 June 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Menguat Seiring Membaiknya Data Indeks Keyakinan Konsumen
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Menguat Seiring Membaiknya Data Indeks Keyakinan Konsumen

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Jumat (05/04) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (09/5) ditutup menguat 10,35 poin ke posisi 6.779,98. Sementara indeks LQ45 naik 2,43 poin ke posisi 940,48. Penguatan IHSG kali ini didorong oleh adanya rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada bulan April 2023 yang lebih tinggi.

“Rilis data IKK memberikan optimisme akan tingkat kepuasan konsumen dan membuat IHSG menguat di tengah tekanan eksternal,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (09/5).

Survei Bank Indonesia (BI) melaporkan IKK April 2023 mencapai sebesar 126,1, lebih tinggi dibandingkan dengan 123,3 pada Maret 2023.

Tim Riset Pilarmas menyebutkan peningkatan IKK tersebut memberikan indikasi perbaikan ekonomi dalam negeri lantaran menguatnya keyakinan konsumen pada April 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi.

Hal tersebut tak terlepas dari peningkatan pada seluruh komponen pembentuknya, terutama pada indeks ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan saat ini yang tercatat meningkat, terutama pada indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja.

Adapun dari eksternal, terdapat beberapa sentimen negatif, seperti bursa regional Asia yang tertahan di jalur melemah meski Tiongkok mencatatkan surplus perdagangan, peningkatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS), hingga penantian rilis data inflasi Negeri Adidaya yang akan menjadi arah Bank Sentral AS dalam menentukan kebijakan.

Bergerak Varuiatif

Dibuka melemah, IHSG bergerak bervariatif hingga turun ke zona merah pada penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG mulai beranjak dari teritori negatif ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dipimpin sektor barang konsumen non primer sebesar 2,23 persen, diikuti sektor teknologi sebesar 1,94 persen dan sektor properti sebesar 1,45 persen.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi dimana sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,37 persen, diikuti sektor barang baku dan barang konsumen primer yang masing-masing turun 0,21 persen dan 0,16 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu IRSX, JATI, MPXL, KDTN, dan RAAM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CHIP, NANO, TYRE, LUCY, dan AMAN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.509.038 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,22 miliar lembar saham senilai Rp10,19 triliun. Sebanyak 297 saham naik, 236 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei turut menguat masing-masing 292,9 poin atau 1,01 persen ke 29.242,8.

Sementara itu, mayoritas saham di Asia melemah seperti indeks Hang Seng melemah 429,45 poin atau 2,12 persen ke 19.867,58, indeks Shanghai turun 37,33 poin atau 1,1 persen ke 3.357,67, dan indeks Straits Times terkoreksi 14,7 poin atau 0,45 persen ke 3.242,95./

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...