www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Terus Melemah

IHSG
IHSG kembali ditutup melemah.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (05/4) kembali ditutup melemah. Kali ini borometer perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu ditutup turun 13,51 poin ke posisi 6.819,6. Sementara indeks LQ45 turun 2,44 poin ke posisi 940.6.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (05/4) menyebutkan, pelemahan IHSG kali ini karea pasar merespon sehubungan dari IMF yang menyampaikan bahwa krisis perbankan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa berpotensi menyebar ke lembaga non bank.

Menyebarnya krisis perbankan menjadi penilaian pasar terkait implikasi krisis berdampak pada lembaga non bank, yang mana pasar khawatir akan berdampak terhadap risiko keuangan yang lebih luas, mengingat lembaga non bank yang asetnya yang terhubung dengan sektor perbankan.

Selain itu, Departemen Ketenagakerjaan AS merilis JOLTS Job Openings turun yang mengindikasikan bahwa rekrutmen pekerja tumbuh melambat, sehingga akan memberikan dampak terhadap perekonomian AS.

Dari dalam negeri, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9 persen year on year (yoy) pada 2023, dari sebelumnya 4,8 persen, yang berpotensi akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke fase transisi negara menengah atas.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,31 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer naik masing-masing 1,16 persen dan 1,06 persen.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dipimpin sektor barang baku sebesar 1,18 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing turun 0,88 persen dan 0,88 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KJEN, WINE, INDX, FILM, dan PSAB. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BSML, INTP, MEDS, SAGE, dan WSBP.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.385.042 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,11 miliar lembar saham senilai Rp9,66 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 286 saham menurun, dan 189 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 474,10 poin atau 1,68 persen ke 27.813,3, dan indeks Strait Times menguat 0,89 poin atau 0,03 persen ke 3.312,0.

Sementara itu, indeks Hang Seng (Hongkong)dan indeks Shanghai (China) memperingati hari libur nasional./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...