JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) dengan PT Transporindo Nusantara Terminal. Kesepakatan ini meliputi pengelolaan dan penyediaan infrastruktur di Pelabuhan Kelas II Nabire, Papua Tengah, serta Pelabuhan Kelas III Belang-Belang, Sulawesi Barat, pada Kamis (11/9) di Jakarta
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, mewakili Kemenhub, bersama Direktur PT Transporindo Nusantara Terminal, Temmy Setyorini.Dalam arahannya, Lollan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan swasta untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
“Melalui skema kerja sama pemanfaatan ini, aset negara dapat dikelola lebih produktif, transparan, dan akuntabel. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing logistik nasional sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah timur Indonesia,” ujarnya.
Detail Kerja Sama
Objek kerja sama di Pelabuhan Nabire mencakup tanah, dermaga, gudang, jalan khusus kompleks, bangunan fasilitas pelabuhan, serta area parkir dan penerangan jalan dengan total luas lebih dari 160 ribu meter persegi.
Sementara itu, di Pelabuhan Belang-Belang, kerja sama difokuskan pada fasilitas dermaga, gudang, serta lahan untuk mendukung aktivitas bongkar muat dan pelayanan penumpang, dengan total luas lebih dari 50 ribu meter persegi.“Jangka waktu kerja sama keduanya berlaku selama 50 tahun terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani,” jelas Lollan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kesepakatan ini tidak hanya sebatas investasi, tetapi juga komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pelabuhan.“Kami optimis kolaborasi ini akan berjalan baik dan memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian nasional maupun daerah,” imbuhnya.
Kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis menjadikan Pelabuhan Nabire dan Belang-Belang sebagai pintu utama pergerakan barang dan jasa di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas maritim secara merata di seluruh nusantara.//








































