www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Kualitas Air dan Udara Aman Usai Kebakaran Tangki Pertamina Cilacap
NASIONAL & POLITIK

Kualitas Air dan Udara Aman Usai Kebakaran Tangki Pertamina Cilacap

Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, KLHK RI, saat melakukan pemantauan, Senin pagi (14/6).
Social Media

CILACAP, Bisnistoday – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menyebutkan kualitas air dan udara di wilayah Kabupaten Cilacap masih dalam ambang batas wajar dan aman, pasca kebakaran tangki di area 39 Kilang Pertamina Cilacap. Hal itu disampaikan Surya Anggara Widarto, Staff Bagian Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, KLHK RI, usai melakukan pemantauan, Senin pagi (14/6).

Dijelaskan Anggara, KLHK RI bergerak cepat melakukan pemantauan kualitas air dan udara di 4 titik di wilayah terdekat operasional Pertamina. Masing-masing Jojok, Kelurahan Kutawaru; Banjaran, Kelurahan Donan; Karang Suci, Kelurahan Donan; dan Jalan Rinjani, Kelurahan Sidanegara. “Pemantauan selama 24 jam dengan parameter PM (Particulate Matter) 2,5. PM 2,5 adalah partikel udara yang berukuran lebih dari 2,5 mikrometer,” jelas Anggara Widiarto di Cilacap, kemarin.

Baca juga : Kebakaran Tangki Benzene di Area Kilang Cilacap Telah Dipadamkan

Hasilnya, lanjut dia tidak ditemukan gas berbahaya bagi masyarakat. Sebelumnya, pihaknya juga memantau air sumur warga, tambak dan sungai bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cilacap. “Dari visual kondisi air dinyatakan masih baik, sesuai parameter dari DLH masih dalam rentang baku mutu,” tutur Anggara.

Sementara, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU IV Cilacap, Hatim Ilwan menegaskan, monitoring ketat kualitas air dan udara sebagai upaya mengantisipasi keluhan masyarakat dan potensi isu lingkungan, pasca insiden kebakaran tangki. 

Baca juga : Dirut Pertamina Pastikan Operasional Kilang Cilacap Tak Terganggu

“Tim emergency kilang Pertamina Cilacap sebelumnya juga mengundang tim Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) serta bekerja sama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB untuk memantau kualitas udara,” ujarnya. 

Ditambahkan, dengan pengambilan data permodelan ini Pertamina dapat mengetahui sejauh mana insiden ini berdampak pada kualitas udara dan air tanah di lingkungan seputar Kilang Cilacap. “Kita semua berharap, semua baik-baik saja pasca isiden kebakaran tangki tersebut,” papar Hatim./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Ferdinan Adinoto memimpin rapat koordinasi bersama Pejabat Pengawas untuk mengevaluasi kinerja dan meningkatkan pelayanan pertanahan.
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Perkuat Pengawasan Kinerja Internal

PALANGKA RAYA, Bisnistoday.co.id – Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, Ferdinan Adinoto,...

Lintas Teknologi Solutions Day 2026 dengan tema “AI Is Ready. Are You Part of It?” di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, pada akhir Oktober lalu, di Jakarta. (dok: PT LTI)
NASIONAL & POLITIK

Lintas Teknologi Solutions Day Orkestrasi Ekosistem AI di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Lintas Teknologi Indonesia menyelenggarakan Lintas Teknologi Solutions Day...

Pemilihan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Bikin PWI Lampung Kian Solid

LAMPUNG, Bisnistoday.co.id - Kontestasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung memasuki babak penting....

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...