JAKARTA, Bisnistoday- Pandemi Covid-19 membuat industri penerbangan tidak beroperasi normal di jaringan domestik dan internasional. Lion Air Group pun mengumumkan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing (expatriate) berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang.
“Keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama sebagai strategi mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga.”
Danang Mandala Prihantoro
Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama sebagai strategi mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi Covid-19.
“Pada kondisi pendapatan yang sangat minimal, karena terjadi pembatasan perjalanan dan penghentian sementara operasional penerbangan. Sejak mulai beroperasi kembali yang dijalankan secara bertahap, Lion Air Group rata-rata mengoperasikan 10-15% dari kapasitas normal sebelumnya yakni rerata 1.400 – 1.600 penerbangan per hari,” kata Danang dalam keterangan resminya, Senin (6/7). idx/

