www.bisnistoday.co.id
Selasa , 23 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Omicron Mulai Mereda, IHSG Ditutup Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Omicron Mulai Mereda, IHSG Ditutup Menguat

IHSG MENGUAT didukung sentimen The Fed.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Meredanya virus Covid-19 varian Omicron dan rencana pemerintah memberikan sinyal ke fase endemi menjadi sentimen posistif pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonisia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (9/3) ditutup menguat 50,26 poin ke posisi 6.864,44. Sementara indeks LQ45 naik 6,84 poin ke posisi 993,38.

Pendorong penguatan IHSG lainnya adalah adanya harapan pelaku pasar akan terjadinya perdamaian antara Rusia dan Ukrania.

Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan, Rusia mengumumkan gencatan senjata dan Ukraina dikabarkan tidak lagi memaksakan masuk menjadi anggota NATO, serta terbuka untuk berdialog dengan Rusia. Hal itu dinilai akan menjadi pintu perdamaian bagi kedua negara tersebut dan mengakhiri aksi militer.

Di sisi lain, sentimen positif lainnya datang dari rilis data ekonomi China. Indeks harga konsumen China untuk Februari naik 0,6 persen (mom) dari sebelumnya 0,4 persen dan secara tahunan tercatat 0,9 persen atau tidak berubah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pelaku pasar juga memandang laju inflasi China masih terkendali.

Dari dalam negeri, pemerintah memberikan sinyal bersiap ke fase endemi. Hal itu tercermin dari kebijakan pemerintah yang secara bertahap melakukan pelonggaran mobilitas masyarakat selama masa transisi menuju endemi Covid-19.

Pemerintah memutuskan untuk meniadakan syarat hasil negatif tes antigen maupun PCR bagi para pelaku perjalanan domestik. Kebijakan itu berlaku bagi semua moda transportasi baik darat, laut maupun udara yang diyakini akan membantu akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dengan sektor properti & real estat naik paling tinggi yaitu 3,89 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor perindustrian masing-masing naik 3,13 persen dan 1,53 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dengan sektor barang baku turun paling dalam 1,04 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor teknologi masing-masing turun 0,56 persen dan 0,05 persen.

Namun pada menjelang akhir penutupan perdagangan terjadi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp11,32 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp759,51 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.618.230 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,88 miliar lembar saham senilai Rp31,26 triliun. Sebanyak 320 saham naik, 203 saham menurun, dan 156 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 73,42 poin atau 0,3 persen ke 24.717,53, Indeks Hang Seng turun 138,16 poin atau 0,67 persen ke 20.627,71, dan Straits Times meningkat 50,63 poin atau 1,61 persen ke 3.199,49./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...