JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pedagangan Selasa (23/2) sore ditutup menguat 23,38 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.255,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,6 poin atau 0,06 persen ke posisi 951,24.
Menurut analis Bina Artha Sekuritas, Nafan Aji penguatan IHSG tersebut lantara optimisme market terkait dengan adanya prospek pemulihan ekonomi pada tahun ini, baik dalam tataran global maupun domestik. Kenaikan harga komoditas dunia juga merupakan katalis positif bagi pasar.
Selain itu, lanjut Nafan, para pelaku pasar menanti kebijakan stimulus oleh Pemerintahan Joe Biden senilai 1,9 triliun dolar AS. “Para pelaku pasar juga menanti statement dari Powell terkait dalam rangka menjaga stabilitas moneter di negeri Paman Sam,” ujar dia, Selasa (23/2).
Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman berada di zona hijau meski sempat beberapa kali turun, namun cepat berbalik naik hingga akhirnya ditutup positif.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi di mana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 1,59 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti masing-masing minus 1,31 persen dan minus 1,28 persen.
Sedangkan empat sektor meningkat dimana sektor infrastruktur naik paling tinggi yaitu 4,97 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen nonprimer masing-masing 0,2 persen.
Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing sebesar Rp469,46 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.221.564 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,64 miliar lembar saham senilai Rp12,96 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 248 saham menurun, dan 154 saham tidak bergerak nilainya.
Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng menguat 312,81 poin atau 1,03 persen ke 30.632,64, indeks Shanghai turun 6,08 poin atau 0,17 persen ke 3.636,36, dan indeks Straits Times meningkat 9,49 poin atau 0,33 persen ke 2.890,7.
Rupiah Membaik
Sementara itu, Nilai tukar (kurs) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup menguat 25 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp14.093 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.118 per dolar AS.
“Investor menunggu kesaksian dari Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell terhadap meningkatnya kekhawatiran inflasi dan menimbang prospek paket stimulus besar AS yang mendekati persetujuan,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi./








































