www.bisnistoday.co.id
Wednesday , 24 June 2026
Home LIFESTYLE Wisata & Kuliner Pria Ini Solo Riding Keliling Dunia dengan Sepeda Motor Listrik
Wisata & Kuliner

Pria Ini Solo Riding Keliling Dunia dengan Sepeda Motor Listrik

Roman Nedielka solo riding keliling dunia
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Petualangan berkeliling dunia menjadi tantangan tersendiri bagi Roman Nedielka. Dia nekat berkeliling dunia menggunakan sepeda motor listrik seorang diri.

Bisa dibilang, ini merupakan sebuah tonggak bersejarah yang telah dicapai di bidang mobilitas listrik. Pada petualangan tersebut, Roman berangkat tanpa sponsor karena ingin membuktikan keandalan mobilitas listrik bahkan dalam kasus penggunaan untuk jarak jauh berkeliling dunia.

Roman Nedielka, memulai perjalanannya dari Jakarta pada Juli 2023 dengan visi untuk menunjukkan kelayakan dan keandalan sepeda motor listrik melalui perjalanan jarak jauh yang ekstrem keliling dunia.

Menggunakan sepeda motor listrik standar Zero DSR/X tanpa modifikasi apapun, proyek perjalanan yang diberi nama “E.round the World” ini dimulai dari Indonesia hingga Malaysia, Thailand, Laos, China, Kazakhstan, Azerbaijan, Georgia, Turkiye, Bulgaria, Serbia, Hongaria, Slovakia, Ceko, Jerman, Perancis, Amerika Serikat, Australia, Timor Leste, dan kembali ke Indonesia menempuh jarak lebih dari 42.000 km keliling dunia seorang diri.

“Pertama kalinya seorang mengendarai sepeda motor listrik keliling dunia sendirian merupakan pencapaian luar biasa,” ungkap Roman, di Jakarta, Kamis (30/5/2024).

Roman menghabiskan waktu selama 10 bulan untuk perjalanannya. Selama perjalanan Roman menghadapi beragam tantangan dari budaya, iklim, dan bentang alam, yang masing-masing menghadirkan tantangan dan pengalamannya sendiri. Dari hutan-hutan di Asia Tenggara yang melintasi saat musim hujan, hamparan gurun pasir Kazakhstan yang luas dengan angin kencang, suhu beku Amerika Serikat di musim dingin, hingga suhu musim panas yang mencapai 45°C di musim panas Australia.

Menurut Roman, meski kondisinya menantang, perjalanan berjalan lancar tanpa kendala apa pun pada sepeda motor, hanya memerlukan perawatan khas sepeda motor tradisional seperti penggantian ban dan rem setelah 25.000 km.

“Sepanjang perjalanan, selalu ada kemungkinan untuk menemukan tempat pengisian daya. Saya cukup meminta izin kepada orang-orang di sana agar dapat menggunakannya untuk mengisi daya sepeda motor saya, dan secara umum, mereka ramah dan membantu. Saya tidak pernah kehabisan baterai selama perjalanan,” cerita Roman.

Roman menambahkan, salah satu fitur menonjol dari sepeda motor listrik adalah pengoperasiannya yang senyap, berbeda dengan kebisingan lalu lintas di Jakarta dan kota-kota di Tiongkok yang melarang sepeda motor berbahan bakar bensin. Tantangan utama selama perjalanan solonya adalah beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca dan menjalani prosedur bea cukai saat melintasi perbatasan. Selain itu, standar pengisian daya yang berbeda-beda di setiap negara mengharuskan adanya adaptor dan kabel yang sesuai untuk setiap lokasi.

Bagi yang ingin melakukan perjalanan solo, Roman menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik. Sebelum berangkat, ia melakukan persiapan dengan fokus pada asupan makanan, angkat beban, dan yoga. Selain itu, mengonsumsi makanan sehat juga sangat penting.

“Selama perjalanan, meskipun fokus utama saya adalah mengisi daya sepeda motor dan memastikan kelancaran pengoperasian, saya terkadang menghadapi tantangan dalam mengakses makanan yang layak,” kata Roman.

“Kini setelah saya menyelesaikan petualangan ini, saya berharap dapat memprioritaskan kebiasaan makan yang lebih sehat dan kebugaran. Saya berharap bisa lebih memberi dampak pada potensi sepeda motor listrik di Indonesia karena jumlah sepeda motor 9 kali lebih banyak dibandingkan mobil. Jadi, dampaknya akan sangat besar jika masyarakat Indonesia menggunakan sepeda motor listrik,” sambungnya.

Meskipun berasal dari latar belakang yang sederhana, berkat kerja keras selama 22 tahun dalam karirnya, ia dapat mencapai perjalanan ini tanpa sponsor atau monetisasi konten apa pun, sehingga menjamin keaslian dan relevansinya dengan publik.

Di akhir perjalanannya, Roman tetap berkomitmen untuk meningkatkan ekosistem e-mobilitas di Indonesia dan mendorong lebih banyak orang untuk menggunakan opsi transportasi berkelanjutan.

“Saya berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mempertimbangkan mobilitas listrik dan berkontribusi terhadap peningkatan kelayakan hidup dan kualitas hidup di kota-kota di Indonesia,” papar Roman.

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisata & Kuliner

Come See Mie Fest 2026, Festival Imersif Mie Sedaap Sulap Hutan Kota Jadi Wonderland Multisensori

JAKARTA, Bisnistoday — Mie Sedaap, merek mi instan milik WINGS Food, menggelar...

Wisata & Kuliner

Faunaland Siap Hadirkan Standar Konservasi Bertaraf Internasional

BANDUNG, Bisnistoday - Harapan untuk kembali hadirnya Kebun Binatang Bandung memasuki babak...

Wisata & Kuliner

Libur Sekolah, Kota Baru Parahyangan Hadirkan Program KBPayuk Discover Pass

BANDUNG, Bisnistoday - Musim liburan sekolah selalu menjadi momen yang ditunggu anak-anak...

Konpres Ancol
Wisata & Kuliner

Liburan Sekolah 2026 di Ancol Makin Seru

JAKARTA, Bisnistoday – Libur telah tiba, Liburan sekolah adalah momen yang ditunggu...