BELITUNG, Bisnistoday- Destinasi wisata Pulau Belitung bisa menjadi salah satu target wisatawan baik mancanegara maupun domestik. Selain lokasi yang relatif dekat dengan Kota Jakarta, Pulau Belitung ini merupakan bagian dari gugusan pulau kecil di tengah laut diantara Pulau Jawa, Pulau Sumatera maupun Pulau Kalimantan.
Posisi Pulau Belitung ini, relatif sempurna di tengah laut tanpa digoda dengan ombak yang tinggi. Ombak laut Belitung terasa tenang, sangat cocok bagi wisatawan yang menginginkan ketenangan berwisata. Posisi Belitung ini sebut saja seperti Hawaii nya wilayah Amerika Serikat. Pulau kecil yang berada di tengah lautan luas.
Relatif dekat dengan Kota Jakarta, karena dapat dijangkau dengan perjalanan pesawat sekitar satu jam perjalanan. Begitupun, bandara Belitung ini sudah berstatus internasional sehingga pelayanananya dapat diandalkan. “Perjalanan diteruskan ke salah satu hotel di Belitung, yang latas belakangnya adalah laut. Ini memanjakan mata bagi wisatawan, indah, molek, dan menyejukan hati.”
Sejumlah wilayah di Pulau Belitung ini patut menjadi destinasi wisatawan. Seperti, pantai Laskar Pelanggi, dengan keunikan bebatuan yang besar nan indah dibuat selfie. Lokasi ini, merupakan titik sejarah pembuatan Film Laskar Pelangi. “Bebatuan ini seolah mengingatkan para pejuang kampung, yang hidup pantang menyerah, hingga berhasil sukses menaklukan dunia.”
Wilayah Belitung, menurut pengakuan warga, bahwa wilayah ini memiliki bebatuan yang berumur paling tua di berbagai pulau di Indonesia. Bebatuan di Belitung yang terbentuk ribuan tahun lalu ini, diyakni memberikan manfaat bagi kesehatan bagi yang meminumnya. Karena, berdasarkan PDAM Belitung sendiri bahwa air minum di Belitung memiliki PH diatas 6+. “Tidak hanya wisata pantai yang indah, tetapi sumber airnya sangat memanjakan bagi kesehatan.”
Setelah mampir ke Negeri Laskar Pelangi ini, dilanjutkan menuju pantai Tanjung Kalayang. Dari titik inilah, penyusuran ke Pulau Lengkuas dimulai. Saat menginjakkan kaki ke pantai Kalayang ini, kembali lagi mata wisatawan kembali terpengarak melihat pasir laut yang bersih, putih, lembut bagai hamparan permadani pantai. “Sungguh menakjubkan pantai ini, ombaknya tenang, pasirnya sangat lembut dan jernih.”
Hanya menyiapkan upah sekitar Rp500 ribu per trip untuk perjalanan ke Pulau Lengkuas di Belitung dengan manaiki kapal nelayan pantai Tanjung Kalayang. Selama perjalanan ke pulau Lengkuas, mata juga dimanjakan dengan suasana laut yang biru, sangat perawan dan jauh dari kata pencemaran. Belum lagi, ada destinasi beberapa pulau yang menarik, seperti Pulau Garuda juga terlihat jelas.
Tidak terasa dengan perjalanan sekitar 20-30 menit, sudah sampai menyeberang dari Pantai Kalayang ke Pulau Lengkuas. Destinasi utama Pulau Lengkuas adalah mercusuar tua yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882 silam. Menariknya, mercusuar ini masih berfungsi sampai sekarang, sebagai pemandu kapal keluar-masuk Pelabuan Belitung.
Mercusuar ini memiliki 12 lantai dengan dibalut jendela setiap lantainya. Dengan jendela ini, memberikan kesempatan bagi pengunjung Mercusuar untuk memanjakan matanya dengan melihat pemandangan pantai dari ketinggian. Tempat tangga ada area untuk beristirahat. ‘Sungguh indah, pantainya yaa”
Oh iya, sekarang ini juga sudah dipersiapkan beberapa rumah penginapan (sarana hunian wisata) seperti di Desa Tanjong Tinggi, Belitung. Wisatawan, bisa menginap lebih lama disini, karena berbiaya tidak mahal. Bahkan ada wisatawan asing yang tinggal sarhunta ini hingga sebulan lamanya lho./



