www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa The Fed akan Kembali Naikkan Suku Bunga, IHSG Kian Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

The Fed akan Kembali Naikkan Suku Bunga, IHSG Kian Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (02/08) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (20/12) ditutup melemah 11,38 poin ke posisi 6.768,32. Sementara indeks LQ45 turun 7,95 poin ke posisi 938,9.

Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa (20/12) menyebutkan, pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi oleh para pelaku pasar yang mengantisipasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed.

Selain itu, dari Asia, bank sentral Jepang atau Bank of Japan (BoJ) mengejutkan pasar dengan perubahan dalam kebijakan pengendalian kurva imbal hasil.

BoJ sekarang mengizinkan imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah Jepang (JGB) bertenor 10 tahun naik menjadi sekitar 0,5 persen dari sebelumnya 0,25 persen. Meskipun demikian, BoJ tetap mempertahankan target yield JGB bertenor 10 tahun di nol persen.

Baca juga: IHSG Melemah Dipengaruhi oleh Pertumbuhan Ekspor RI yang Menurun

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah sepanjang penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG mayoritas masih bergerak di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor terkoreksi dimana sektor barang baku dan sektor teknologi turun paling dalam yaitu masing-masing minus 3,3 persen, diikuti sektor properti & real estat minus 1,1 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 1,59 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,5 persen dan 0,08 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NZIA, TRIN, KRYA, BYAN, dan ESTA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BBYB, PNLF, GPSO, WIRG, dan BSBK.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing di seluruh pasar sebesar Rp39,43 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp120,7 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.028.447 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,82 miliar lembar saham senilai Rp14,84 triliun. Sebanyak 168 saham naik, 359 saham menurun, dan 175 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 669,6 atau 2,46 persen ke 26.568,03, indeks Hang Seng turun 258,01 atau 1,33 persen ke 19.904,8, indeks Shanghai terkoreksi 33,35 poin atau 1,07 persen ke 3.073,77, dan indeks Straits Times melemah 2,64 poin atau 0,08 persen ke 3.253,97./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...