www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemnaker Perkuat Peran LPSK untuk Tingkatkan Kompetensi SDM
Humaniora

Kemnaker Perkuat Peran LPSK untuk Tingkatkan Kompetensi SDM

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat peran Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) dalam upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Agung Nur Rohmad saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) LPKS di Bali, Selasa (15/10) menekankan pentingnya LPKS sebagai jembatan antara kebutuhan industri dan pasar tenaga kerja.

“Selain Lembaga Pelatihan Vokasi milik pemerintah, LPKS juga memiliki peran krusial dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja Indonesia,” ucap Agung.

Namun, menurut Agung, untuk mencapai target tersebut, LPKS harus beroperasi secara profesional, berkualitas, dan kredibel, memiliki program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, memiliki instruktur yang kompeten, serta didukung sarana dan prasarana pelatihan yang memadai dan sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Baca juga:Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemnaker Kerja Sama dengan World Forest

Sebagai langkah konkret, ungkapnya, pemerintah telah mengalokasikan program dan anggaran khusus untuk meningkatkan mutu LPKS di seluruh Indonesia. Pada tahun 2024, pemerintah memfasilitasi 1.040 program pelatihan yang terakreditasi di LPKS, dengan 530 program didanai oleh APBN dan 510 program menggunakan dana Dekonsentrasi.

Bantuan Peralatan

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan peralatan sebanyak 50 paket kepada 50 LPKS di berbagai daerah. “Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelatihan dengan memperkuat sarana dan prasarana, sehingga peserta mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik untuk mendukung kesiapan mereka di dunia kerja,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan mutu pelatihan di LPKS juga didorong melalui penerapan 8 standar Kerangka Mutu Pelatihan Indonesia. Standar ini di antaranya meliputi kompetensi kerja berbasis SKKNI, kurikulum yang sesuai kebutuhan industri, bahan ajar yang terstruktur, serta instruktur yang kompeten di bidangnya.

Agung berharap dengan adanya program pemerintah dalam memfasilitasi akreditasi, bantuan peralatan, dan penerapan 8 standar di LPKS ini mampu menghasilkan lulusan pelatihan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia  industri, sehingga dapat bersaing di pasar kerja global./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Penyanyi muda
Humaniora

Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kemendikdasmen Revitalisasi SLBN Pahlawan Indramayu

KAB. INDRAMAYU, Bisnistoday – Kemendikdasmen menggencarkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di berbagai...

Wakil Ketua Komisi X DPR
Humaniora

Komisi X DPR Minta Fasilitas Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Ditingkatkan

JAKARTA, Bisnistoday - DPR RI mendukung program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah...

Mendikdasmen
HEADLINE NEWSHumaniora

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Mendikdasmen Melatih Ribuan Tenaga Pendidik Bagi Murid Kebutuhan Khusus

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melatih ribuan guru...

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak
Humaniora

Kemenko Polkam Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Implementasi Perlindungan Anak 

JAKARTA , Bisnistoday - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam)...