JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) melakukan kampanye edukasi #JanganKasihCelah yang berfokus untuk menghindari celah penipuan serta pentingnya menjaga data diri pribadi. Kali ini, Danamon memberikan edukasi mengelola Personal Identification Number (PIN) dan Password yang baik untuk transaksi perbankan menggunakan aplikasi D-Bank PRO, serta kartu Debit, Kredit atau Charge Danamon.
“Danamon berkomitmen untuk terus mengedukasi nasabah melalui kampanye #JanganKasihCelah agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi serta memahami modus penipuan yang marak terjadi. Danamon terus menghimbau dan memberikan edukasi agar Nasabah dapat menghindari segala jenis peretasan dan penipuan, dengan salah satu cara membuat PIN dan Password yang kuat.” ujar Andreas Kurniawan, Chief Digital Officer, PT Bank Danamon Indonesia Tbk. di Jakarta, Kamis (15/5).
Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan signifikan jumlah kartu debit dan kredit di Indonesia. Bank Indonesia mencatat bahwa per Desember 2024, terdapat 325 juta unit kartu debit yang tersebar di Indonesia, meningkat 13,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Sementara jumlah kartu kredit meningkat 4,6%, dari 17,73 juta pada Desember 2023 menjadi 18,55 juta pada Desember 2024.
Namun, meningkatnya penggunaan kartu debit dan kredit juga diikuti dengan bertambahnya jenis kejahatan finansial. Menurut Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, carding dan skimming merupakan dua dari tiga kejahatan digital yang paling sering terjadi dan harus diwaspadai. Pengelolaan PIN dan Password yang baik dapat membantu Nasabah mencegah terjadinya kedua modus penipuan tersebut.
Pedoman Pembuatan PIN
Terkait kampanye edukasi #JanganKasihCelah, lanjut Andres, Danamon memberikan pedoman konkret untuk membantu nasabah membuat PIN yang aman. Nasabah dianjurkan untuk menyiapkan kombinasi enam angka yang tidak berulang seperti 112233 dan menghindari angka yang mudah ditebak seperti 111111 atau 123456. Penting juga untuk tidak menggunakan angka yang berkaitan dengan data pribadi seperti tanggal lahir, yang mudah diketahui oleh orang lain.
Untuk pembuatan Password yang kuat, Danamon menyarankan panjang password antara 8-12 karakter dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol. Nasabah sebaiknya menghindari penggunaan huruf dan angka yang berkaitan dengan data pribadi seperti nama dan tanggal lahir, karena informasi tersebut sering tersedia di media sosial dan dapat dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, nasabah juga dianjurkan untuk menghindari penggunaan kata-kata yang mudah diretas seperti “Password01!”, “Qwerty11?” atau “Rahasia.10”.//








































