www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 Maret 2026
Home HEADLINE NEWS Janji Subsidi Angkutan Umum Belum Terwujud, MTI Desak Pemerintah Alihkan Subsidi Motor Listrik
HEADLINE NEWS

Janji Subsidi Angkutan Umum Belum Terwujud, MTI Desak Pemerintah Alihkan Subsidi Motor Listrik

Angkutan Perintis
ANGKUTAN MUDIK Lebaran menuju dermaga dari wilayah pedesaan.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – Janji Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan subsidi angkutan umum hingga kini belum terealisasi. Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendesak pemerintah segera menghentikan kebijakan subsidi motor listrik yang dinilai salah sasaran, dan mengalihkan anggaran tersebut untuk subsidi angkutan umum.

Ketua Umum MTI, Tory Damantoro, menilai kebijakan subsidi motor listrik justru menambah beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

“Di tengah tabungan masyarakat yang habis dan tekanan inflasi, pemerintah justru mendorong konsumsi baru melalui subsidi motor listrik. Ini malah akan memberi beban baru, bukan obat bagi rakyat yang butuh kebijakan untuk meringankan pengeluaran,” ujarnya di Jakarta, Kamis (11/9).

Menurut MTI, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan biaya transportasi telah menggerogoti 30-40 persen pendapatan warga miskin kota. Dengan kondisi tersebut, subsidi angkutan umum dianggap lebih efektif karena langsung meningkatkan pendapatan yang dapat digunakan masyarakat.

Kebijakan Salah Langkah

Sementara, Wakil Ketua MTI Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Wilayah, Djoko Setijowarno, menilai pemerintah salah langkah.

“Harapan pemerintah sebagai stimulus ekonomi sangat meleset dari realita. Motor listrik tidak bisa menjawab masalah daya beli masyarakat. Justru subsidi ini menggerus APBN yang seharusnya bisa dialokasikan untuk program mendesak seperti pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

MTI kembali menegaskan, subsidi angkutan umum memiliki dampak ekonomi nyata karena menekan pengeluaran masyarakat miskin.

“Subsidi angkutan umum adalah cara paling efektif untuk pengentasan kemiskinan struktural. Biaya transportasi yang dihemat akan langsung bisa dialihkan untuk beli makan, sekolahkan anak, atau berobat,” jelas Tory Damantoro.

Lebih lanjut, MTI juga menyoroti adanya pemotongan subsidi angkutan umum di sejumlah daerah.“Kami prihatin, pemotongan subsidi angkutan umum justru sedang terjadi di beberapa daerah. Ini menggagalkan budaya baik yang sudah dibangun susah payah,” ujar Djoko.

Sebagai solusi, MTI merekomendasikan tiga langkah konkret kepada pemerintah:

  • Menghentikan subsidi motor listrik.
  • Mengalihkan anggarannya menjadi subsidi angkutan umum nasional.
  • Menjadikan subsidi angkutan umum sebagai program prioritas pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial.

“Pemerintah pusat harus memimpin dengan memberi contoh. Subsidi angkutan umum bukan sekadar soal transportasi, tapi strategi nyata untuk mengurangi kemiskinan sesuai agenda asta cita Presiden Prabowo,” tutur Tory.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

HEADLINE NEWS

Akses Jalan Ruas Trenggalek–Ponorogo, Terkena Longsor Sudah Dapat Dilalui Terbatas

TRENGGALEK, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)...

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

Neraca Perdagangan Awal 2026 Surplus, Ekspor Industri Menguat Walau Terjadi Lonjakan Impor

JAKARTA, Bisnistoday- Kinerja perdagangan Indonesia membuka tahun 2026 dengan catatan positif. Neraca...

Pelabuhan Tanjung Priok
HEADLINE NEWS

Harga Minyak Berpotensi Tembus USD100, Fiskal RI 2026 Bakal Bergerak Dinamis

JAKARTA, Bisnistoday – Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran kembali memicu...

Selat Hormuz
GLOBALHEADLINE NEWS

Ini Alasan dan Dampak Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

JAKARTA- Bisnistoday : Iran resmi menutup Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan...