www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 13 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Jelang Rilis Data Inflasi AS, Rupiah Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Jelang Rilis Data Inflasi AS, Rupiah Melemah

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada Jumat (10/3) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan, Senin (12/12) ditutup tururn 45 poin ke posisi Rp15.628 per dolar AS dibandingkan pada penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp15.583 per dolar AS. Pelaku pasar mengambil sikap waspada menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Analis Monex Investindo Furures, Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Senin (12/12) menyebutkan,
pada perdagangan hari ini dolar AS menguat dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS di balik pasar yang terlihat waspada menjelang perilisan data inflasi AS dan pertemuan Federal Reserve di ekan ini.

Dolar AS menguat di tengah pasar yang mempertimbangkan data ekonomi AS pada pekan lalu yang menunjukkan Inflasi Harga Produsen (PPI) AS tumbuh 0,3 persen pada bulan lalu, ini di atas estimasi pasar untuk pertumbuhan 0,2 persen.

Data inflasi produsen AS menunjukkan tren inflasi yang moderat. Hal itu meningkatkan kekhawatiran di antara pelaku pasar bahwa laporan inflasi harga konsumen yang dirilis pekan ini, yang dirilis sebelum keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) bulan Desember, juga bisa mengejutkan untuk bergerak ke atas.

Beberapa data ekonomi yang dirilis menunjukkan bahwa suku bunga mungkin harus dinaikkan lebih lanjut dan tetap tinggi lebih lama untuk menurunkan inflasi yang masih sangat tinggi.

Bank sentral AS, The Fed, telah menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) untuk empat pertemuan terakhir secara beruntun. Pertemuan berikutnya dijadwalkan pada tanggal 13-14 Desember.

Investor secara luas saat ini memperkirakan The Fed akan menerapkan kenaikan suku bunga sebesar 50 bps dan berharap para pejabat akan berikan wawasan baru tentang prospek ekonomi AS dan kebijakan moneter.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.595 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.595 per dolar AS hingga Rp15.653 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin melemah ke posisi Rp15.642 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.587 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Tekanan Jual Asing Masih Kuat di Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan jual (net sell) investor asing di pasar saham...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...