JAKARTA, Bisnistoday- PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) membukukan laba bersih pada laporan tahun 2025 sebesar sebesar Rp 143 miliar atau meningkat 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik (Public Expose) laba bersih Perseroan untuk menambah saldo laba ditahan Perseroan (retained earnings).
“Keputusan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih Tahun Buku 2025 ke dalam saldo laba ditahan merupakan langkah strategis Perseroan untuk dapat menjaga fundamental keuangan yang sehat serta memperkuat kapasitas pendanaan internal,” ujar Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan di Jakarta, Kamis (21/5).
Berdasarkan laporan Krom Bank Indonesia pada tahun 2025, perusahaan membukukan pendapatan bunga bersih (audited) sebesar Rp1,85 triliun, meningkat 92% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp965 miliar pada tahun 2024. Sementara, total aset Krom Bank meningkat 84% YoY menjadi Rp12,21 triliun pada 2025.
Menurut Anton, total kredit tumbuh 103 persen secara tahunan menjadi Rp8,63 triliun dibandingkan Rp4,25 triliun pada tahun sebelumnya. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 166 persen YoY menjadi Rp8,39 triliun pada 2025 dari Rp3,15 triliun pada 2024, didorong oleh pertumbuhan simpanan berbasis tabungan dan deposito.
Anton menambahkan, ditengah dinamika ekonomi global dan domestik sepanjang tahun 2025, termasuk tantangan geopolitik, tingginya volatilitas pasar keuangan, tekanan suku bunga, serta perubahan perilaku konsumen di era digital, Krom Bank tetap mampu mencatatkan kinerja yang positif dan solid.
“Kami melihat kondisi makro ekonomi saat ini menuntut industri perbankan untuk semakin adaptif, prudent, dan inovatif dalam menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang praktis, aman, dan terintegrasi juga membuka peluang pertumbuhan yang besar bagi industri perbankan digital,” tuturnya./


