www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Lebah Madu Pembawa Rezeki dari Desa Aur Duri
Ekonomi Rakyat

Lebah Madu Pembawa Rezeki dari Desa Aur Duri

Budidaya Lebah
WARGA Muara Enim Pembudidaya Lebah./
Social Media

MUARA ENIM, Bisnistoday- Di balik hijaunya perbukitan Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, ada dengung lembut yang membawa berkah: suara lebah madu yang menjadi sumber rezeki baru bagi warga desa.

Sejak berdirinya Kelompok Budidaya Lebah Madu Karya Maju Bersama, binaan KKKS Medco E & P Lematang (Medco E&P), kehidupan warga setempat perlahan berubah. Dari yang dulu mengandalkan hasil kebun musiman, kini mereka menikmati manisnya penghasilan dari tetes-tetes madu alami.

Di setiap sudut kebun, tampak deretan kotak kayu berukuran sedang, rumah bagi lebah jenis Apis cerana. Kotak-kotak itu tersusun rapi, diberi jarak sesuai standar, menandakan keseriusan para petani dalam mengelola ternaknya.

Prosesnya tidak sebentar. Butuh waktu dua hingga tiga minggu sebelum sarang lebah siap dipanen. Setelah madu diperas, hasilnya dikumpulkan, disaring, dan dimasukkan ke dalam botol 350 gram dengan label yang sederhana namun memikat.

“Kami belajar menjaga ekosistem bunga juga, karena tanpa bunga yang baik, lebah tidak akan menghasilkan madu berkualitas,” tutur salah satu anggota kelompok sambil tersenyum bangga.

Ketahanan dari Gotong Royong

Pandemi sempat mengguncang ekonomi desa, namun para petani lebah ini tetap bertahan. Mereka sadar bahwa madu bukan sekadar pemanis alami, tapi juga penopang daya tahan tubuh—khasiat yang semakin dikenal masyarakat luas. Permintaan pun melonjak hingga ke Jambi, Bengkulu, Lampung, bahkan Pulau Jawa.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan berkelanjutan Medco E&P. Selain membantu pembinaan dan pelatihan, perusahaan juga mendorong desa menjadi sentra ekonomi baru berbasis UMKM.

Desa Unggulan yang Terus Berkembang

Kini, Desa Aur Duri mulai dikenal sebagai desa unggulan di sektor ekonomi kreatif. Masyarakat tidak hanya menjual madu, tapi juga mulai merintis produk turunan seperti sabun madu dan propolis.

“Harapan kami, kegiatan budidaya lebah madu ini terus memberi manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Hirmawan Eko Prabowo, Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P South Sumatra Region.

Dari kebun yang sederhana, dari lebah-lebah kecil yang rajin bekerja, Desa Aur Duri menemukan makna baru tentang kemandirian. Di setiap tetes madu yang dihasilkan, tersimpan kisah perjuangan, kerja keras, dan semangat gotong royong yang menghidupkan kembali ekonomi desa.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi Rakyat

Harkopnas ke-79: Pesta Rakyat Sukses Hidupkan Semangat Gotong Royong Komunitas

JAKARTA - Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dimeriahkan dengan kolaborasi strategis...

Pertemuan anatara pejabat Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Perkebunan Nusantara I/ PTPN I (Persero) di Lampung Selatan, Sabtu (11/7/2026)
Ekonomi Rakyat

Kolaborasi Kemenko Pangan dan PTPN I Wujudkan Pusat Pembibitan Perkebunan Modern

JAKARTA, Bisnistoday – Sejumlah pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT...

Logo BUMN (dok:Ist)
Ekonomi Rakyat

Kinerja BUMN Menguat, Pengamat Soroti Munculnya Motor Pertumbuhan Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada...

Sentra IKM
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Sentra IKM Tenun dan Olahan Pisang Menggerakan Ekonomi di Manggarai Timur

MANGGARAI TIMUR, Bisnistoday – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Olahan Pisang...