www.bisnistoday.co.id
Rabu , 6 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mahasiswa Berkolaborasi Diajang Kampus Merdeka
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Mahasiswa Berkolaborasi Diajang Kampus Merdeka

PRAKTIK MENGAJAR : Mahasiswa melakukan praktik mengajar di salah satu SD, di Minahasa, Jumat (6/1).
Social Media

MINAHASA, Bisnistoday – Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menerima respons positif dari civitas akademika di Universitas Negeri Manado (Unima). Saat berdialog di Kampus Unima, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mendengarkan cerita sekaligus masukan dari mahasiswa mengenai program-program MBKM. 

Dalam dialog tersebut, Mendikbudristek memotivasi para mahasiswa agar jangan mudah menyerah dalam mendaftar dan menjalani program MBKM. 

“Apa pun tantangannya, jangan biarkan pengalaman sekali dalam seumur hidup di program MBKM jadi tertelantarkan hanya karena cengeng,” katanya di Aula Training Center Unima, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (6/1). 

Mendikbudristek mengatakan, program MBKM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mencari pengalaman di dunia nyata. “Mahasiswa jadi berlatih untuk lebih percaya diri, keluar dari zona nyaman, dan melakukan kolaborasi dengan pihak lain,” ujarnya. 

Hal tersebut diakui oleh Christy Rombon, mahasiswa program studi Psikologi Unima yang menjadi peserta program Kampus Mengajar angkatan 4. Christy menjadi tenaga pengajar di SD Katolik 1 Taratara, Kota Tomohon, selama kurang lebih lima bulan bersama mahasiswa dari program studi lain di dalam satu kelompok. 

“Menurut saya yang jadi pelajaran terbesar adalah karena baru kali itu saya bisa bertemu dengan orang luar dan beradaptasi. Bahkan di dalam satu kelompok itu kami berbeda-beda. Jadi kalau ada pemikiran yang berbeda, lalu kita coba satukan,” tutur Christy.

Salah satu hal yang memotivasinya untuk mengikuti program Kampus Mengajar adalah karena ia bukan dari program studi pendidikan dan ingin belajar serta mendapatkan pengalaman mengajar anak-anak. 

“Saya juga mau berusaha keluar dari zona nyaman. Mencoba bertemu dengan anak-anak. Yang utama sebenarnya ingin belajar parenting karena berhubungan dengan program studi saya, Psikologi. Di Kampus Mengajar pasti kita bertemu dengan anak-anak. Puji Tuhan saya bisa belajar dari mereka,” katanya. 

Kampus Mengajar

Selama mengikuti program Kampus Mengajar, Christy dan teman-temannya mengajarkan materi mengenai adaptasi teknologi, bantuan administrasi, dan yang paling utama adalah mengajar siswa SD dengan fokus pada literasi dan numerasi.

Menurutnya, program-program MBKM sudah berjalan dengan baik karena sudah rutin berjalan setiap tahun di Unima. “Dari teman-teman saya yang ikut program MBKM lain, mereka juga enjoy dengan program-programnya. Misalnya teman saya yang ikut Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), mereka enjoy dan bisa berbagi dengan kami tentang apa saja yang dilakukan di sana,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

TRADE EXPO INDONESIA 2026

<?php echo adrotate_ad(13); ?>

Related Articles

Guru Mengajar
Humaniora

Kemendikdasmen Lakukan Penataan Ulang  Guru Non ASN Secara Bertahap

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan, keberadaan Guru Non...

Nayla Marinlee Auramadina, Penggagas Braille AksaraJawa. (dok: Ikasada FIB UI)
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Pemenuhan Akses Pendidikan Inklusif Melalui Braille Aksara Jawa

JAKARTA, Bisnistoday - Akses bahan bacaan, buku pedoman, maupun bahan ajar bagi...

Neanderthal (ilustrasi/unsplash/meressa chartrand)
GLOBALHumaniora

Pertumbuhan Bayi Neanderthal lebih Cepat dari Manusia

JAKARTA, Bisnistoday— Tim peneliti Internasional baru-baru ini menyimpulkan pertumbuhan bayi atau anak...

Bangunan Bergaya Romawi di Jerman (unsplash/hongbin)
GLOBALHumaniora

Peneliti Ungkap Pola Migrasi Pasca Jatuhnya Romawi

JAKARTA, Bisnistoday - Joachim Burger dari Universitas Johannes Gutenberg Mainz dan rekan-rekannya...