www.bisnistoday.co.id
Tuesday , 23 June 2026
Home HEADLINE NEWS Prabowo Subianto Dianugerahi Jenderal Kehormatan
HEADLINE NEWS

Prabowo Subianto Dianugerahi Jenderal Kehormatan

Prabowo Subianto
PRESIDEN JOKO WIDODO dan Jenderal Prabowo Subianto di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo memberikan gelar jenderal kehormatan kepada Purnawirawan Letjen Prabowo Subianto menjadi Jenderal Kehormatan (HOR). Pemberian anugerah jenderal kehormatan kepada Prabowo Subianto merupakan hal yang lumrah di dalam TNI/Polri.

“Pemberitan anugerah tersebut telah melalui verifikasi dari Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan,” ungkap Presiden Joko Widodo kepada media di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (28/2).

Presiden Jokowi mengutarakan, pemberian tanda jenderal kehormatan tersebut telah melalui usulan Panglima TNI dan telah sesuai dengan aturan dalam UU No.20 Tahun 2009.

“Implikasinya yang menerima anugerah bintang sesuai UU No.20 Tahun 2009, bahwa Panglima TNI mengusulkan agar diberikan pangkat istimewa, atas usualan Pangab saya setujui kenaikan pangkat secara istimewa menjadi jenderal TNI Kehormatan.”

Menurut Presiden Jokowi pemberian anugerah jenderal kehormatan sudah biasa dalam TNI ataupun POLRI. “Bukan hanya sekarang, dulu pernah diberikan Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono, juga pernah diberikan Jenderal Luhut Binsar Pandjaitan, sesuatu yang biasa, di TNI maupun POLRI.”

Presiden Jokowi juga menepis tudingan pemberian anugerah kepada Prabowo kental dengan politik 2024. “Ya kalau politik diberikan sebelum pemilu (diberikannya), ini kan setalah pemilu, sudah tidak ada anggapan seperti itu.”

Menanggapi tentang penyusunan pemerintahan baru 2024 ini, Presiden Jokowi mengaku diserahkan kepada presiden terpilih nanti. “Tanyakan ke Pak Prabowo, mengenai pengangkatan menteri. Tanyakan ke pak Prabowo, kok tanyakan ke saya.”

Begitupun menyinggung, program pemerintahan baru mendatang, Presiden Jokowi mengakui sudah mengarahkan agar RAPBN 2025 sudah mengakomodir program presiden terpilih hasil pemilu nanti.

“Tak ada (pembahasan khusus), hanya saat rapat paripurna, bahwa program kabinet terpilih harus dimasukan dalam anggaran program 2025. Agar presiden terpilih lebih cepat dan mudah melaksanakan anggaran, tidak pembahasan lagi sidang ke DPR.” /

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pelaku Usaha
HEADLINE NEWS

“Business Networking” Jembatani Pelaku Usaha dengan Negara Mitra

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menggelar jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan...

Menaker
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Menaker Yassierli : Pekerja Mesti Menyikapi Tantangan Dunia Kerja Baru

BANDUNG, Bisnistoday - Perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transformasi digital, ekonomi...

Penumpang KA
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Diskon Tarif Transportasi Diterapkan Selama Periode Libur Sekolah 2026

JAKARTA,Bisnistoday - Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk menjaga daya...

HEADLINE NEWS

Explore The Jungle Sulap Mal Ciputra Jakarta Jadi Hutan Edukatif Selama Libur Sekolah

JAKARTA, Bisnistoday — Destinasi edukatif baru bertajuk Explore The Jungle hadir di...