www.bisnistoday.co.id
Selasa , 21 April 2026
Home HEADLINE NEWS Resmi Beroperasi, RE-LINK Siap Jangkau Penyalahguna Narkotika Lebih Luas
HEADLINE NEWS

Resmi Beroperasi, RE-LINK Siap Jangkau Penyalahguna Narkotika Lebih Luas

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit, M.Kes, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Petugas Rehabilitasi Keliling, di PPSDM Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta Timur, Jumat (26/9). Kegiatan ini menjadi tonggak awal pelaksanaan program inovatif BNN, Rehabilitasi Keliling (Re-LINK), yang hadir untuk menjawab tantangan keterbatasan akses layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika.

Dalam sambutannya, dr. Bina Ampera Bukit menyoroti data yang menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap upaya rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika anak-anak. Berdasarkan Survei Nasional Tahun 2023, terjadi peningkatan prevalensi penyalahguna narkotika usia 15-24 tahun di perkotaan, baik dalam kategori pernah pakai maupun setahun pakai, yang mencapai 2,1%. Ini berarti ada 210 dari setiap 10.000 penduduk Indonesia berusia 15-24 tahun yang pernah menyalahgunakan zat adiktif tersebut.

“Aksesibilitas layanan rehabilitasi saat ini masih sangat minim,” ujar dr. Bina Ampera Bukit.

Ia merujuk pada World Drug Report Tahun 2025 yang mencatat perbandingan angka penyalahguna yang mengakses layanan rehabilitasi hanya 1 berbanding 12 orang. Kondisi ini juga tercermin di tingkat nasional, di mana pada tahun 2024, hanya sekitar 19 ribu penyalahguna yang mendapatkan layanan rehabilitasi dari BNN maupun IPWL Kementerian Kesehatan.

Sebagai respons terhadap tantangan ini, BNN mengembangkan program Re-LINK sebagai inovasi layanan rehabilitasi rawat jalan. Program ini bersifat bergerak, memungkinkan petugas menjangkau berbagai lokasi dan komunitas yang membutuhkan, khususnya bagi orang dengan gangguan penyalahgunaan zat kategori ringan hingga sedang.

Selain menyediakan layanan rehabilitasi, program Re-LINK juga akan menawarkan layanan penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) bagi masyarakat umum. Dengan adanya program ini, Deputi Rehabilitasi berharap layanan rehabilitasi menjadi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan aksesibilitas, dan pada akhirnya mempercepat proses pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup para penyalahguna.

Menutup sambutannya, dr. Bina Ampera Bukit mengajak para peserta bimbingan teknis untuk berpartisipasi aktif agar terwujud pemahaman yang sama mengenai program Re-LINK dan meningkatnya kemampuan petugas dalam memberikan layanan./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Utang Negara
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Bayang-Bayang “Debt Wall” 2026: Ujian Berat Fiskal Indonesia Saat Gejolak Global

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan menjelang tahun...

Mendikdasmen
HEADLINE NEWSHumaniora

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Mendikdasmen Melatih Ribuan Tenaga Pendidik Bagi Murid Kebutuhan Khusus

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melatih ribuan guru...

Pelatihan DPRD
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Menyapa Seluruh Ketua DPRD Sebagai Patriot

MAGELANG, Bisnistoday - Presiden Prabowo dalam pengantar kegiatan pengarahan pada Kursus Pemantapan...

Proyek Aspal Jalan
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Menteri PU Targetkan Rancangan Permen Asbuton Segera Rampung

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan  penyusunan Rancangan...