www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi Waspada Penipuan Deepfake Berbasis AI, Danamon Gencarkan Kampanye #JanganKasihCelah  
Perbankan & Asuransi

Waspada Penipuan Deepfake Berbasis AI, Danamon Gencarkan Kampanye #JanganKasihCelah  

Bank Danamon
GERAI Bank Danamon di Jakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), ancaman kejahatan digital kian mengkhawatirkan. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap modus penipuan berbasis AI deepfake—teknik manipulasi suara dan wajah yang tampak sangat meyakinkan, melalui kampanye edukatif #JanganKasihCelah.

Menurut Andreas Kurniawan, Chief Digital Officer Danamon, peningkatan kasus penipuan digital berbasis AI menuntut kolaborasi antara lembaga keuangan dan masyarakat.

“Fenomena ini adalah tantangan serius. Kami ingin memastikan nasabah memahami cara mengenali dan menghindari modus penipuan yang menggunakan teknologi deepfake agar tidak mengalami kerugian finansial,” ujar Andreas.

Awalnya dikembangkan untuk kepentingan kreatif, teknologi AI kini disalahgunakan untuk menipu masyarakat. Melalui video atau panggilan suara palsu, pelaku dapat berpura-pura menjadi pejabat bank, kerabat, bahkan selebritas. Dengan tampilan dan suara yang sangat menyerupai aslinya, korban sering terkecoh dan memberikan data penting seperti OTP, PIN, atau kode CVV.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan lonjakan hingga 223% dalam perdagangan perangkat pembuat deepfake di forum dark web antara kuartal I 2023 dan kuartal I 2024. Fakta ini menandakan teknologi tersebut semakin mudah diakses oleh pelaku kejahatan siber.

Langkah Antisipatif untuk Nasabah
Danamon mengimbau nasabah untuk:

  • Memeriksa nomor panggilan yang masuk dan tidak merespons nomor tak dikenal.
  • Mengenali tanda-tanda deepfake, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron, suara datar, atau ekspresi wajah yang tidak alami.
  • Tidak pernah memberikan informasi pribadi, termasuk kode OTP, CVV, atau PIN, kepada siapa pun yang tidak bisa diverifikasi.

Bila terlanjur memberikan data rahasia, nasabah disarankan segera:

  • Mengganti password dan PIN.
  • Memblokir sementara kartu melalui aplikasi D-Bank PRO.
  • Menghubungi Hello Danamon di 1-500-090 (domestik) atau +62-21-23546100 (internasional).

Gunakan Hanya Saluran Resmi
Danamon juga menegaskan pentingnya berinteraksi hanya melalui akun resmi terverifikasi, seperti:

  • WhatsApp: 0858-1-1-500-090 (centang hijau)
  • Instagram: @mydanamon, @lifeasdanamoners
  • X (Twitter): @danamon, @hellodanamon
  • Facebook, YouTube, LinkedIn, dan TikTok resmi milik Danamon
    Melalui kanal resmi ini, nasabah dapat memperoleh informasi valid serta melaporkan aktivitas mencurigakan.

“Edukasi dan kolaborasi adalah kunci untuk menjaga keamanan transaksi digital. Kami ingin nasabah lebih cermat, tidak mudah percaya, dan selalu memastikan kebenaran informasi,” tutup Andreas.

Kampanye #JanganKasihCelah menjadi komitmen Danamon dalam mendukung literasi digital dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan nasional./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Manulife
Perbankan & Asuransi

Customer Day: Manulife Indonesia Dorong Nasabah Pahami Perlindungan Sejak Awal

JAKARTA, Bisnistoday – Guna memperingati Customer Day pada September ini, Manulife Indonesia...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang...

Bank Sampoerna
Perbankan & Asuransi

Raih Tiga Penghargaan, Digitalisasi Bank Sampoerna Bawa Dampak Positif bagi Mitra Pengguna Jasa Keuangan Termasuk UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan pola transaksi masyarakat yang kian mengandalkan teknologi digital...