www.bisnistoday.co.id
Kamis , 9 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Menteri Nusron Ingatkan Praktik Mafia Tanah Bergentayangan dan Bermetamorfosis
Nasional

Menteri Nusron Ingatkan Praktik Mafia Tanah Bergentayangan dan Bermetamorfosis

Menteri ATR/BPN
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mengingatkan bahwa praktik mafia tanah terus bermetamorfosis, baik dari sisi pelaku maupun metode yang digunakan. Perubahan itu membuat kejahatan pertanahan semakin kompleks sehingga penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif dan berkesinambungan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri ATR/BPN di hadapan peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan Tahun 2025. Rapat ini merupakan gabungan dalam kesatuan Satgas Anti-Mafia Tanah.

“Pemberantasan mafia tanah hanya bisa dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, ketegasan APH. Tangkap dan gunakan pasal yang benar tepat, tidak bisa dibantah atau dimanipulasi. Kedua, Teman-teman di ATR/BPN jangan sampai terlibat menjadi bagian ekosistem mafia tersebut,” tegas Menteri Nusron dalam Rakor yang berlangsung di Jakarta, Rabu (3/12).

Kementerian ATR/BPN bersama Satgas Anti-Mafia Tanah, menurutnya perlu bekerja bersama dan secara berkelanjutan. “Sepanjang petugas ATR/BPN-nya yang pertama proper, yang kedua kuat, yang ketiga tegas, yang keempat tidak mau diajak kongkalikong, ditambah juga APH yang kuat, APH yang tegas, dan pasalnya yang kuat juga, insyaallah ini bisa diatasi secara bersama-sama,” ujar Menteri Nusron.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut positif pelaksanaan Rakor di penghujung tahun 2025. Ia menilai pertemuan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama menghadirkan keadilan agraria bagi masyarakat Indonesia.

Perjuangan memberantas mafia tanah disebut Menko AHY sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan sinergi erat antar pemangku kepentingan. “Saya terus bersinergi dan berkolaborasi dengan ATR/BPN serta pihak lainnya, termasuk mengampanyekan aksi-aksi melawan mafia tanah,” ujarnya.

Menko AHY menggarisbawahi tiga prinsip penting yang harus dipegang Satgas Anti-Mafia Tanah dalam langkah memberantas mafia tanah. “Mafia tanah bermetamorfosis, makin cerdas, makin canggih memanfaatkan teknologi dan jaringan. Kita harus lebih adaptif. Kedua, tangguh, jangan tergoda dan jangan menjadi backing. Terakhir responsif, setiap laporan harus ditangani cepat, tepat, dan sesuai aturan,” paparnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kendaraan Truk
Nasional

Jasa Marga Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kendaraan ODOL di Ruas Jakarta – Cikampek

BEKASI, Bisnistoday – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas...

Wamen ATR/BPN
HEADLINE NEWSNasional

Bahas Adminitrasi Pertanahan, Wamen Ossy Lakukan Dialog Bersama Komisi II DPR RI

JAKARTA, Bisnistoday  -  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar...

Kahumas ATR/BPN
Nasional

Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

JAKARTA, Bisnistoday  - Bagi sebagian masyarakat, mengurus urusan pertanahan sering kali menjadi...

Nasional

Farhan: Komunikasi dengan Pak Erwin Baik, Tugas Kini Berjalan Sesuai Mekanisme Pemerintahan

BANDUNG, Bisnistoday - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan hubungan kerjanya dengan...