www.bisnistoday.co.id
Rabu , 24 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Negatif dari Internal
BursaBURSA & KORPORASI

Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Negatif dari Internal

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (27/2) merosot
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (5/12) melemah 37 poin ke posisi Rp15.463 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan hari sebelumnya di posisi Rp15.426 per dolar AS. Pelemahan masih dipicu oleh sentimen negatif dari internal.

“Investor masih cenderung menghindari rupiah, terlebih minggu ini mereka mengantisipasi rlis data cadangan devisa, indeks kepercayaan konsumen, dan penjualan ritel yang diperkirakan turun,” kata Analis DCFX Futures, Lukman Leong, Senin (5/12).

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2022 lalu tetap tinggi sebesar 130,2 miliar dolar AS, meski sedikit turun dibandingkan dengan posisi pada akhir September 2022 sebesar 130,8 miliar dolar AS.

Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah ke Posisi Rp15.743 per Dolar AS

Penurunan posisi cadangan devisa pada Oktober 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Sementara itu, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Oktober 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 2022 sebesar 120,3 atau lebih tinggi dibandingkan 117,2 pada bulan sebelumnya, serta secara konsisten tetap berada di zona optimis (IKK>100).

Di sisi lain, Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2021 meningkat 1,8 persen dari bulan sebelumnya (month-to-month/mtm) atau naik dari minus 1,5 persen (mtm) pada September 2021.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp15.369 per dolar AS. Sepanjang hari Rupiah bergerak di kisaran Rp15.368 per dolar AS hingga Rp15.475 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menguat ke posisi Rp15.409 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.429 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...