www.bisnistoday.co.id
Minggu , 17 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Waroeng Semawis, Diorama Hidup Kuliner Semarang
Ekonomi Rakyat

Waroeng Semawis, Diorama Hidup Kuliner Semarang

Waroeng Semawis
Waroeng Semawis
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Waroeng Semawis adalah sebuah pasar malam yang terletak di kawasan Pecinan Semarang, Jawa Tengah.

Pasar malam ini hanya buka pada akhir pekan, mulai dari hari Jumat hingga Minggu, dari pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Menurut arkeolog Semarang, Tri Subekso, Waroeng Semawis pertama kali dibuka pada tahun 2006 oleh Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata.

“Tujuannya untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua Semarang dan melestarikan budaya Tionghoa di Semarang,” ujarnya Sabtu (16/5).

Baca Juga: Pemkot Semarang Sosialisasi Portal Pembatas Ketinggian Kendaraan

Sejak didirikan, Waroeng Semawis telah menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang populer di Semarang.

Pengunjung dapat menemukan berbagai macam makanan dan minuman khas Semarang, seperti lunpia, tahu gimbal, wingko babat, dan wedang ronde.

Tidak hanya itu, Waroeng Semawis juga menawarkan berbagai macam oleh-oleh khas Semarang yang dapat dibeli pengunjung.

“Dengan konsep pasar malam yang ramai dan beragam pilihan kuliner serta oleh-olehnya, Waroeng Semawis berhasil menarik banyak pengunjung lokal maupun wisatawan setiap akhir pekan, sehingga turut memajukan pariwisata di kawasan Pecinan Semarang,” katanya.

Tri Subekso
Tri Subekso

Ragam Kuliner
Waroeng Semawis memang terkenal dengan beragam kuliner lezat yang menjadi daya tariknya.

Di sini, pengunjung dapat menemukan berbagai macam makanan khas Semarang yang menggugah selera, seperti lunpia Semarang yang terkenal dengan isian sayuran segar dan udang yang gurih, tahu petis yang merupakan tahu goreng yang disajikan dengan kuah petis yang khas, mie kolok yang merupakan mie goreng khas Semarang dengan citarasa yang unik, dan babat gongso yang merupakan hidangan daging sapi yang dimasak dengan bumbu yang kaya dan gurih.

“Tak hanya itu, Waroeng Semawis juga menawarkan berbagai macam jajanan khas Tionghoa yang tak kalah menggiurkan,” ungkap Anna Sulastri, pegiat kuliner dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Seperti bakpau, lanjutnya, yang merupakan roti berisi daging atau cokelat dengan tekstur lembut, siomay yang merupakan hidangan dimsum berisi daging ikan dan sayuran yang disajikan dengan saus kacang yang lezat, dan lunpia basah yang merupakan lunpia yang dililit dengan kulit tepung terigu dan diisi dengan sayuran serta daging yang diolah dengan bumbu khas Tionghoa.

Dengan beragam pilihan kuliner yang lezat dan autentik, Waroeng Semawis menjadi tempat yang sempurna bagi para pengunjung untuk menikmati kelezatan kuliner khas Semarang dan Tionghoa dalam suasana pasar malam yang ramai dan meriah.

Cara Menuju Lokasi
Untuk menuju ke Waroeng Semawis menggunakan angkutan umum, anda dapat naik angkot jurusan Pasar Semawis atau Gang Lombok.

Sementara itu, jika anda menggunakan kendaraan pribadi, anda dapat memarkirkan kendaraan anda di Jalan Pekojan atau Jalan Gajah.

Dengan pilihan transportasi yang beragam, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi, perjalanan menuju Waroeng Semawis menjadi lebih mudah dan nyaman bagi para pengunjung. (Puri)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Saripah, mitra BRILink BS Selluler di Jampang, Kabupaten Sukabumi.
Ekonomi Rakyat

Agen BRILink Permudah Akses Keuangan, Saripah Jadi Andalan Warga

SUKABUMI, Bisnistoday - Akses layanan keuangan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat,...

Nasi Gandul Pak Memet di Jalan Dr. Cipto No.12 Semarang.
Ekonomi Rakyat

Nasi Gandul Pak Memet, Hidangan Nikmat dan Menggoda di Semarang

SEMARANG (Bisnistoday) - Nasi gandul tidak bakal terlewatkan bagi pecinta kuliner untuk...

Erwin, pemilik Kedai Kopi Erky atau RKI
Ekonomi Rakyat

Dari Tidak Suka Kopi hingga Jadi Pengusaha, Perjalanan Erwin Bangun Kedai Kopi Erky di Bandung

BANDUNG, Bisnistoday  - Tidak semua pelaku usaha kopi memulai bisnisnya karena hobi...

Salman
Ekonomi Rakyat

Wakaf Salman Kembangkan Wakaf Produktif Berbasis Budidaya Kelengkeng

BANDUNG, Bisnistoday -Wakaf Salman menghadirkan program wakaf produktif berbasis budidaya kelengkeng di...