www.bisnistoday.co.id
Selasa , 26 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Menteri Dody Tinjau Bendungan Tanju, Dorong Optimalisasi Irigasi Pertanian di Dompu
Nasional

Menteri Dody Tinjau Bendungan Tanju, Dorong Optimalisasi Irigasi Pertanian di Dompu

Menteri PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo di Dompu./
Social Media

DOMPU, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (21/9), untuk memastikan bendungan multifungsi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pasokan air irigasi pertanian.

Bendungan yang selesai dibangun pada 2017 dan mulai beroperasi pada 2018 itu memiliki kapasitas tampung 17,86 juta meter kubik dengan luas genangan 324,20 hektare. Infrastruktur ini dirancang untuk mengairi Daerah Irigasi (DI) Tanju seluas 2.242 hektare serta memperkuat sistem Rababaka Komplek, yang menjadi penopang ketahanan pangan di Dompu dan Bima.

Menteri Dody menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan jaringan irigasi agar air bendungan benar-benar sampai ke lahan pertanian masyarakat.

“Tugas saya sederhana, mengalirkan air hingga ke sawah. Apapun yang ditanam masyarakat, apakah padi, jagung, atau bawang, kuncinya ada pada ketersediaan air. Karena itu, saya membentuk tim teknis terpadu yang akan turun langsung mencari solusi komprehensif agar bendungan ini berfungsi optimal,” ujar Menteri Dody

Dalam peninjauan tersebut, ia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektoral, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga masyarakat. Hal ini penting untuk mempercepat penyelesaian saluran irigasi sepanjang 24 km kanan dan kiri (48 km total) yang menyalurkan air dari bendungan menuju sawah.

“Saya sudah berdiskusi dengan petani dan kepala desa. Mereka sudah berkorban tanahnya untuk pembangunan bendungan ini, dan sekarang saatnya mereka merasakan manfaatnya. Saya tidak mau lagi masyarakat menunggu bertahun-tahun. Harapan saya, dalam waktu dekat solusi teknis bisa segera diterapkan,” tegasnya

Dengan suplai air yang berkelanjutan, para petani diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari sekali menjadi dua hingga tiga kali setahun. Peningkatan produktivitas ini diyakini mampu memperkuat posisi Dompu sebagai salah satu sentra jagung dan beras di NTB.

Menteri Dody menambahkan, pihaknya akan kembali meninjau Bendungan Tanju setelah tim teknis menyelesaikan kajian lapangan.

“Saya ingin memastikan bendungan ini benar-benar memberikan manfaat maksimal, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di Kawasan Timur Indonesia,” ungkapnya

Kepala Desa Tanju, Buyung Susanto, menyambut baik langkah pemerintah tersebut. “Keberadaan Bendungan Tanju adalah harapan lama masyarakat. Kami berharap bukan hanya jagung yang menjadi andalan, tetapi juga padi bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pengurus PII
Nasional

PII Tekankan Etika Profesi dan Sertifikasi Insinyur dalam Pelantikan PW Jawa Barat

BANDUNG, Bisnistoday – Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Agus Taufik Mulyono,...

Asisten Sekda Jabar
Nasional

Pemprov Jabar Dorong Kolaborasi dengan PII untuk Perkuat Industri dan Lingkungan Hidup

BANDUNG, Bisnistoday – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong penguatan kolaborasi dengan Persatuan...

PII Jawa Barat
HEADLINE NEWSNasional

PII Jawa Barat Siap Perkuat Reindustrialisasi dan Kompetensi Insinyur

BANDUNG, Bisnistoday – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Ilham Akbar Habibie, resmi...

sertipikat tanah
Nasional

Waspada Mafia Tanah, ATR/BPN Ajak Masyarakat Aktif Melapor

JAKARTA, Bisnistoday - Praktik mafia tanah masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat...