www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 13 Juni 2026
Home EKONOMI RI-Korea Selatan Siapkan SDM Industri Kompeten
EKONOMIEkonomi & BisnisKawasan Global

RI-Korea Selatan Siapkan SDM Industri Kompeten

KERJA SAMA INDUSTRI : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan di Jakatta, Senin (12/12).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indonesia dan Korea Selatan menjalin kerja sama yang komprehensif dalam upaya meningkatkan pembangunan dan perekonomian kedua negara. Kolaborasi bilateral ini telah memiliki sejarah panjang, yang akan genap mencapai 50 tahun tepat pada tahun 2023 nanti.

“Kerja sama ini juga terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri. Hal ini direalisasikan oleh Kementerian Perindustrian RI melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ulsan College dan Kocham di Indonesia,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan di Jakatta, Senin (12/12).

Kepala BPSDMI menjelaskan, dalam MoU tersebut, di antaranya telah disepakati kerja sama pelatihan antara Ulsan College dan Kocham bersama Balai Diklat Industri Kemenperin dan PIDI 4.0. Selain itu, kerja sama pendidikan antara Ulsan College dengan Politeknik Kemenperin.

“Programnya meliputi sertifikat kompetensi, pendidikan untuk ASN Kemenperin, program akademik jangka pendek khusus atau program budaya, hingga penelitian dan publikasi bersama,” ujarnya.

Arus menyebutkan, Kemenperin memiliki 11 Politeknik, dua Akademi Komunitas, sembilan Sekolah Menengah Kejuruan, dan tujuh Balai Diklat Industri yang setiap tahun menghasilkan ribuan SDM kompeten dan siap kerja. “Kami berharap dari MoU ini akan lahir banyak kesempatan penyerapan tenaga kerja baik di Indonesia dan Korea Selatan serta peningkatan keahlian teknologi dan manajemen Indonesia dari benchmarking Korea Selatan,” tuturnya.

Kerja sama juga mencakup pengembangan tenaga kerja dan kerja sama ketenagakerjaan di Indonesia dan Korea Selatan, pertukaran informasi dan materi yang menjadi kepentingan bersama, termasuk kunjungan benchmarking serta pertukaran tenaga ahli, modul pembelajaran, kurikulum, teknologi, dan tenaga teknis terkait transformasi industri 4.0.

“Penandatanganan MoU ini adalah langkah awal yang tentunya perlu ditindaklanjuti dengan rencana teknis yang disepakati oleh tim teknis kedua pihak agar terlaksana,” lanjut Arus.

Teknologi Permesinan

Sebelumnya, Kemenperin telah menjalin kerja sama strategis dengan Korea Selatan di bidang pengembangan pusat teknologi alat-alat permesinan di Bandung, Jawa Barat. Antara lain dengan Korea Institute for Advancement of Technology (KIAT). Selain itu, aktivitas kerja sama terkait industri 4.0 dengan NRC, pembangunan smart factory dan test bed di PIDI 4.0 dengan KITECH, ILJOO GnS dan Gachon University.

“Dalam lingkup berbagai kerjasama tersebut, telah ada beberapa kerjasama yang sedang berjalan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin. Di antaranya kerjasama terkait pengembangan pusat ekosistem startup di PIDI 4.0 yang didukung oleh STEPI serta pengenalan ICT practical enterprise di Indonesia untuk pendidikan vokasi yang didukung KRIVET, keduanya merupakan afiliasi lembaga riset NRC,” tambah Arus.

Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Investasi Kemenperin, Andi Rizaldi mengapresiasi kerja sama tersebut. “MoU Perkembangan Eco-Industrial Park (EIP) Model Korea di Indonesia dapat mempercepat transformasi Industrial Estates di Indonesia menuju Eco-Industrial Park,” ucapnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag Busan
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk...

Nama Lionel Messi masih menjadi daya tarik, termasuk untuk produk asesoris Piala Dunia 2026. (Unsplash/Dwlly)
EKONOMISport & Health

Meraup Cuan di Piala Dunia Melalui Penjualan Boneka Messi

JAKARTA, Bisnistoday – Timnas Tiongkok memang gagal lolos ke Piala Dunia 2026,...

Menperin
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Realisasikan Program Prioritas, Kemenperin Minta Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun

JAKARTA, Bisistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...