SURABAYA, Bisnistoday– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia atas rekomendasi strategis yang diserahkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Surabaya, 20 November 2025. Menurutnya, masukan tersebut menjadi energi baru bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pendidikan yang lebih relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Kemendikdasmen, saya menyampaikan terima kasih. Rekomendasi ini akan menjadi referensi penting untuk memperkuat kebijakan kementerian ke depan,” ujarnya dalam sambutan resmi.
Ia menegaskan bahwa arah pembangunan pendidikan tidak boleh sekadar administratif, melainkan harus berbasis riset serta membangun karakter dan peradaban bangsa.
Ketua Pelaksana Rakernas, Muhammad Yunus, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti sekitar 300 peserta dari 14 provinsi, termasuk unsur dinas pendidikan, perguruan tinggi, sekolah, hingga organisasi profesi. Selain penyerahan rekomendasi kebijakan, agenda juga diisi seminar nasional dan kunjungan lapangan untuk melihat implementasi langsung layanan pendidikan di Surabaya.
Pemprov Jawa Timur: Momentum Perkuat Peran Daerah
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menilai penyelenggaraan Rakernas di Surabaya menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dalam pembangunan pendidikan nasional.
“Hari ini menjadi acuan bagi kita memperbesar kontribusi Dewan Pendidikan di Jawa Timur dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional,” tegasnya.
Adhy menyoroti peran Dewan Pendidikan sebagai jembatan antara suara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam isu ketimpangan kualitas, layanan pendidikan gratis, hingga perundungan di lingkungan sekolah.
Empat Peran Strategis Dewan Pendidikan
Ketua Forum Dewan Pendidikan se-Indonesia, Junaidi, menjelaskan bahwa Dewan Pendidikan memiliki empat fungsi strategis dalam tata kelola pendidikan daerah:
- Advisory Agency – pemberi pertimbangan kebijakan
- Supporting Agency – penyedia gagasan dan inisiatif
- Controlling Agency – memastikan transparansi dan akuntabilitas
- Mediating Agency – menjadi penengah berbagai persoalan pendidikan
Junaidi menambahkan bahwa baru 14 provinsi yang memiliki Dewan Pendidikan aktif. Ia berharap momentum Rakernas dapat memperkuat kelembagaan sekaligus mempercepat pembentukan Dewan Pendidikan Nasional sebagai mitra strategis pemerintah.
Penghargaan untuk Tiga Provinsi Berprestasi
Dalam rangkaian acara, tiga Dewan Pendidikan Provinsi menerima apresiasi atas pencapaian terbaik yakni, Jawa Timur sebagai kinerja pendidikan terbaik. Kemudian, DIY sebagai inovasi kebijakan pendidikan komprehensif serta Kalimantan Timur merupakan transformasi pendidikan tercepat mendukung pembangunan Ibu Kota Negara.
Rakernas V menutup rangkaian kegiatan dengan penegasan komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk memperkuat mutu dan tata kelola pendidikan.Kolaborasi ini diharapkan menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus menghadirkan praktik terbaik yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.//




